BANGKA BARAT – Antrean panjang kendaraan untuk mengisi BBM jenis Pertalite terjadi di SPBU Kampung Jawa, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Kondisi ini terlihat sejak beberapa hari terakhir dengan antrean kendaraan yang mengular hingga ke ruas jalan utama dan menyebabkan kepadatan arus lalu lintas.
Berdasarkan pantauan di lokasi, antrean didominasi kendaraan roda dua dan roda empat yang menunggu giliran mengisi Pertalite. Bahkan, pada pagi hari antrean roda empat sepanjang 500 meter atau mencapai kawasan lampu merah Simpang Empat Senang Hati sehingga memicu kemacetan di sekitar SPBU.
Pengelola SPBU Kampung Jawa Mentok, Karli, mengatakan antrean kendaraan sudah mulai terjadi sejak awal pekan ini. Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi berkurangnya pasokan Pertalite yang diterima SPBU pada hari sebelumnya.
“Kurang tahu, pasokan biasa normal. Cuman hari kemarin lah yang ada pengurangan. Kami sempat ada pengurangan sedikit, hari ini normal lagi. Pengurangan cuma 8 kiloliter. Kalau normalnya biasa kami dikirim 24 kiloliter, ” kata Karli, Rabu (8/7/2026).
Selain sempat ada pengurangan pasokan, Karli menilai penyebab antrean lainnya adalah kemungkinan adanya konsumen Pertamax yang kini beralih ke Pertalite.
“Kalau penjualan (Pertamax) kita lancar, normal. Memang kemarin ada peralihan konsumen ke Pertalite, tapi kalau kita hitung-hitung memang ada penurunan (pembelian Pertamax), tapi kita lihat rata-rata sih masih ada,” katanya.
Saat ditanya mengenai langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi antrean, Karli menilai penambahan pasokan BBM menjadi salah satu solusi. Namun, ia menilai penambahan pasokan saja belum tentu langsung mengurai kepadatan karena tingginya jumlah kendaraan yang datang mengisi BBM.
“Kalau suplai ditambahkan cuma juga, karena antrean ini pastinya rame juga. Otomatis kita jam kerja bertambah, otomatis macet pun bertambah,” ujarnya.
Antrean ini dikeluhkan oleh warga atas nama Nura. Ia mengaku membutuhkan waktu yang lama untuk mendapatkan Pertalite.
“Hampir satu jam, biasanya tidak seperti ini. Kebetulan lagi mau ke Pasar. Ini memakan waktu untuk aktivitas lainnya. Harapannya, ya diperbaiki lah sistemnya biar tidak terlalu panjang antre,” kata Nura.
















