“Kami berharap seluruh anggota dapat hadir dan berpartisipasi aktif karena setiap masukan akan menjadi bagian penting dalam menentukan arah IJTI Bangka Belitung ke depan. Musda ini milik seluruh anggota,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasil Musda diharapkan tidak berhenti pada pergantian kepengurusan semata, tetapi mampu melahirkan program kerja yang benar-benar menjawab kebutuhan jurnalis televisi di daerah.
Ke depan, IJTI Bangka Belitung diproyeksikan memperkuat berbagai program prioritas, seperti pelatihan jurnalistik televisi dan digital, workshop pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam produksi berita, pelatihan keselamatan jurnalis saat peliputan, penguatan uji kompetensi wartawan, hingga memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi, pemerintah daerah, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Selain itu, organisasi juga diharapkan semakin aktif menjadi mitra strategis dalam mendorong terciptanya ekosistem pers yang sehat, independen, profesional, dan berintegritas di Bangka Belitung.
Ketua Umum IJTI Pusat, Herik Kurniawan, menegaskan Musyawarah Daerah memiliki makna lebih dari sekadar pergantian kepengurusan. Menurutnya, forum tersebut merupakan kesempatan untuk memperkuat organisasi agar mampu menghadapi perubahan besar dalam industri media.
“Jurnalisme televisi sedang berada pada fase transformasi. Kecepatan informasi, perkembangan teknologi digital, dan hadirnya kecerdasan buatan (AI) menjadi tantangan sekaligus peluang bagi jurnalis televisi. Yang tidak boleh berubah adalah integritas, akurasi, independensi, dan keberpihakan kepada kepentingan publik,” ujar Herik.
Ia menilai seluruh pengurus IJTI di daerah, termasuk Bangka Belitung, harus menjadi wadah bagi para jurnalis televisi untuk terus meningkatkan kemampuan dan menjaga profesionalisme.
“IJTI tidak boleh hanya hadir saat Musda atau kegiatan seremonial. Organisasi harus aktif menghadirkan pelatihan, diskusi, sertifikasi kompetensi, advokasi bagi anggota, hingga membangun kolaborasi dengan berbagai pihak agar kualitas jurnalis televisi terus meningkat,” katanya.
















