PANGKALPINANG — Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Kepulauan Bangka Belitung resmi memiliki nahkoda baru. Dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV yang digelar di Bangka City Hotel, Pangkalpinang, Kamis (6/8/2026), Adha Agus terpilih secara aklamasi sebagai Ketua IJTI Pengda Babel periode 2026–2030.
Musda IV berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, demokratis, dan mengedepankan semangat musyawarah mufakat. Seluruh peserta sidang memilih mengedepankan persatuan organisasi sehingga proses pemilihan ketua kembali ditempuh melalui mekanisme aklamasi.
Jalannya persidangan dipimpin oleh Wiwin Suseno selaku Ketua Sidang didampingi Firmansyah dan Meriyanti sebagai anggota pimpinan sidang. Ketiganya memimpin seluruh tahapan sidang pleno hingga penetapan ketua terpilih secara tertib, terbuka, dan penuh semangat kekeluargaan.
Tradisi memilih ketua secara aklamasi bukanlah hal baru di IJTI Babel. Sejak Musda I pada 2014 hingga Musda IV tahun 2026, proses regenerasi kepemimpinan selalu lahir melalui kesepakatan bersama anggota. Tradisi tersebut menjadi cerminan kuatnya soliditas serta budaya musyawarah yang terus dijaga dalam tubuh organisasi.
Sebelum penetapan, forum memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan pandangan dan aspirasi. Setelah melalui pembahasan, seluruh peserta secara bulat menyatakan dukungan kepada Adha Agus untuk kembali memimpin IJTI Babel empat tahun ke depan.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Adha Agus bersama jajaran Pengurus IJTI Pengda Kepulauan Bangka Belitung periode 2026–2030, hari ini juga akan dilantik oleh Ketua Umum IJTI Pusat, Herik Kurniawan.
Dalam sambutannya, Adha Agus menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh anggota IJTI Babel.
“Amanah ini bukan kemenangan pribadi, melainkan tanggung jawab bersama untuk membawa IJTI Babel semakin maju. Terima kasih kepada seluruh anggota IJTI Babel dan seluruh peserta Musda IV yang telah menjaga semangat persaudaraan, menyukseskan musyawarah ini, serta kembali menunjukkan bahwa kebersamaan selalu menjadi kekuatan organisasi kita,” ujar Adha Agus.
















