IMG-20260814-WA0068
BALEHO DIRGAHAYU RI 2026 (4x6)
Bangka Barat

Musim Kemarau, Debit Sumber Air di Parittiga Mulai Menipis

×

Musim Kemarau, Debit Sumber Air di Parittiga Mulai Menipis

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Musim kemarau yang masih berlangsung mulai menjadi perhatian serius di Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat. Menyusutnya debit sejumlah sumber air baku memunculkan kekhawatiran terhadap ketersediaan air bersih bagi masyarakat apabila kondisi cuaca kering terus berlanjut.

Pemerintah Kecamatan Parittiga pun mulai menyiapkan langkah antisipasi untuk mencegah potensi krisis air. Koordinasi dengan pemerintah desa hingga pihak swasta akan dilakukan guna mencari dan menginventarisasi sumber-sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak kekeringan.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Camat Parittiga, Adhian Zulhajjany, mengatakan upaya tersebut dilakukan menyusul mulai berkurangnya debit sejumlah sumber air baku milik Perumdam yang berada di wilayah Kecamatan Parittiga.

Kondisi ini dinilai perlu mendapat perhatian sejak dini, mengingat kebutuhan air bersih masyarakat tetap harus terpenuhi di tengah musim kemarau.

Selain menyiapkan langkah antisipasi bersama pemerintah desa dan pihak terkait, masyarakat juga diimbau untuk menggunakan air secara bijak dan tidak melakukan pemborosan.

Adhian Zulhajjany meminta warga memprioritaskan penggunaan air untuk kebutuhan pokok sehari-hari selama musim kemarau berlangsung.

“Selain persoalan ketersediaan air bersih, masyarakat Parittiga juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran lahan,” katanya, Sabtu (29/8/2026).

Warga diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta tidak meninggalkan api tanpa pengawasan saat membakar sampah, karena kondisi vegetasi dan lahan yang kering dapat membuat api dengan cepat menjalar ke semak belukar maupun area di sekitarnya.

“Kewaspadaan bersama menjadi hal penting selama musim kemarau, tidak hanya untuk menjaga ketersediaan air bersih, tetapi juga mencegah munculnya bencana kebakaran lahan yang dapat menimbulkan kerugian lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Dengan langkah antisipasi sejak dini, Pemerintah Kecamatan Parittiga berharap kebutuhan dasar masyarakat tetap dapat terpenuhi dan risiko dampak musim kemarau di Kabupaten Bangka Barat dapat diminimalkan.

error: