BANGKA BARAT – Kabut asap mulai menyelimuti sejumlah kawasan di Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena keberadaan asap dapat berdampak terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat.
Asap yang terlihat di sejumlah wilayah Mentok tersebut hingga kini masih ditelusuri sumbernya. Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menduga kabut asap yang muncul merupakan asap kiriman dari wilayah Sumatra atau Kalimantan yang terbawa oleh arah angin menuju Bangka Belitung.
Fenomena kabut asap ini perlu diwaspadai karena paparan asap dapat menurunkan kualitas udara dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan, khususnya pada masyarakat yang rentan mengalami masalah pernapasan.
Salah satu gangguan kesehatan yang perlu diantisipasi adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Risiko gangguan pernapasan dapat meningkat apabila masyarakat terus terpapar asap dan partikel udara dalam kondisi kualitas udara yang memburuk.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat, Muhammad Safi’i Rangkuti, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama kabut asap masih terlihat di wilayah tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi kabut asap ini. Ketika kualitas udara menurun, masyarakat sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar. Terutama bagi kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan,” katanya, Kamis (10/9/2026).
Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada masyarakat yang tetap harus melakukan aktivitas di luar rumah. Penggunaan masker dinilai menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparan asap dan partikel yang masuk ke saluran pernapasan.
Warga juga diminta tidak mengabaikan gejala gangguan kesehatan yang muncul selama kondisi kabut asap berlangsung. Keluhan seperti batuk, iritasi tenggorokan, sesak napas, atau gangguan pernapasan lainnya perlu mendapat perhatian, terutama apabila terjadi secara berkelanjutan.















