<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka BaratLokal

Ketua Pokja PAUD Keliling Tempilang Pantau Anak Sekolah

×

Ketua Pokja PAUD Keliling Tempilang Pantau Anak Sekolah

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Ketua Pokja Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD),  Hj. Rusmala Yus Derahman bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bangka Barat (Babar) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyapa anak-anak pada hari pertama masuk belajar.

Rombongan keliling Kecamatan Tempilang untuk memastikan dan melakukan pendampingan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Ramah (MPLS) dapat berjalan lancar.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Hj. Rusmala Yus Derahman sempat menyapa anak-anak yang baru masuk, diantaranya pada TK Al Hidayah dan TK Tiara Bunda, Kecamatan Tempilang.

“Semoga ini menjadi semangat baru pendidikan di Kabupaten Bangka Barat. Mari kita dukung ayah mengatar anak di sekolah, supaya anak-anak kita menjadi semangat,” ucapnya, Senin (14/7/2025).

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangka Barat, Henky Wibawa menyampaikan hal itu merupakan dukungan anak pada hari pertama masuk sekolah, serta diharapkan peran ayah hadir saat itu.

“Diharapkan orang tua atau wali, terutama ayahnya bisa mengantar anaknya di hari pertam sekolah ini, dengan tujuan memberikan motivasi dan memberikan penguatan kepada anak-anaknya, untuk lebih siap di jenjang paud,” katanya.

Henky mengatakan, pemerintah saat ini sudah mewajibkan wajib belajar 13 tahun, dimana 1 tahun prasekolah yakni PAUD sebelum masuk Sekolah Dasar (SD).

“Tujuan menyiapkan generasi emas 20 tahun kedepan pada tahun 2045. Anak-anak inilah yang akan mengisi sektor pembangunan dan berperan di masyarakat, harapan kita dengan pendidikan dan kondisi sehat anak kita cerdas,” ujarnya.

 

 

Warga Parittiga diserang Buaya. Foto: Istimewa.
Bangka Barat

Warga Bangka Barat Diserang Buaya, Polisi Minta Warga Waspada di Kolong Eks Tambang

Seorang warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, diserang seekor buaya saat melintas di pinggir kolong bekas tambang, Selasa (10/2/2026) dini hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar permukiman.

Korban diketahui bernama Karmin (49), warga Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru. Ia diserang buaya sekitar pukul 02.50 WIB saat berjalan tidak jauh dari rumahnya.

“Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas, lalu menyelamatkan diri,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Selasa.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban menghubungi petugas Polsek Jebus untuk meminta pertolongan. Polisi yang tiba di lokasi tidak lagi menemukan buaya tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah,” ujar Yos.

Polisi menilai kejadian ini menunjukkan bahwa buaya di kolong bekas tambang tersebut berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga dan menimbulkan ancaman serius jika tidak segera ditangani.

Polisi Ambil Langkah Antisipasi
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah cepat dan terukur.

“Polres Bangka Barat langsung memberikan arahan kepada para Kapolsek jajaran agar melakukan pemetaan lokasi rawan serangan satwa liar, memasang spanduk peringatan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat,” tegas Yos.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mendorong pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA dan DLHK Kabupaten Bangka Barat guna menangkap dan memindahkan buaya ke tempat penangkaran, demi mencegah kejadian serupa terulang.

Kasat Polair dan Polsek jajaran juga diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah perairan dan kolong eks tambang yang berdekatan dengan pemukiman.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar

Tidak beraktivitas di sekitar kolong eks tambang, terutama pada malam dan dini hari;
Tidak mandi, mencuci, atau memancing di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya;
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya lainnya.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar,” pungkas Yos.

error: