BANGKA BARAT – Kepolisian Sektor Jebus kini telah mengantongi identitas dua terduga pelaku kasus penusukan yang terjadi di wilayah Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat. Kedua pelaku diketahui berinisial MR dan JP yang kini melarikan diri usai insiden tersebut.
Kapolsek Jebus AKP Ogan Arif mengatakan, pihaknya masih berupaya melakukan pencarian terhadap dua terduga pelaku tersebut.
“Mereka langsung kabur. Tim Polsek Jebus masih upaya pencarian terhadap dua terduga pelaku. Mohon dukungannya mudah-mudahan segera terungkap,” ujarnya, Minggu (4/1/2026).
Mantan Kapolsek Mentok ini juga menyatakan korban tengah menjalani perawatan medis. Ia juga menepis kabar yang beredar di masyarakat terkait informasi korban meninggal dunia.
“Korban masih dirawat di Sungailiat. Informasi (korban) meninggal tidak benar,” tuturnya.
Diketahui, kasus penganiayaan tersebut terjadi pada Kamis (1/1/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Korban berinisial DP sebelumnya dijemput oleh dua rekannya menggunakan sepeda motor dari Taman Duku, Dusun Suntai, Desa Puput, Kecamatan Parittiga.
Menurut keterangan warga setempat, Doli, ketiganya berbonceng satu sepeda motor menuju Kampung Palembang, Desa Air Kuang. Saat itu korban berada di posisi tengah, sementara sepeda motor dikendarai oleh salah satu terduga pelaku.
“Di perjalanan, korban tiba-tiba ditusuk dari arah belakang menggunakan pisau. Kejadiannya tidak jauh dari Kampung Palembang,” ungkap Doli saat dikonfirmasi, Jumat (2/1/2026).
Usai mengalami penusukan, korban sempat melarikan diri untuk meminta pertolongan warga sekitar sebelum akhirnya dibawa ke fasilitas kesehatan dan dirujuk ke rumah sakit di Sungailiat guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku serta mendalami motif kejadian. Polisi mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan segera melapor apabila mengetahui keberadaan pelaku.

















