Gong Xi Fa Chai
Bangka Barat

Markus Siapkan Rp 1,2 Miliar untuk Acara Adat Babar

×

Markus Siapkan Rp 1,2 Miliar untuk Acara Adat Babar

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Masyarakat Dusun Rajek, Desa Berang, Kecamatan Simpang Teritip kembali menggelar pesta adat tahunan yang sarat nilai budaya dan kebersamaan, Minggu (12/4/2026). Tradisi ini tidak hanya menjadi simbol pelestarian kearifan lokal, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga, baik dari dalam maupun luar daerah.

Perayaan adat yang telah diwariskan secara turun-temurun ini menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari khataman Al-Qur’an hingga khitanan massal. Selain itu, momentum ini juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi besar yang melibatkan masyarakat luas.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bupati Bangka Barat Markus SH, perwakilan provinsi, organisasi perangkat daerah (OPD), kepala desa, camat, serta tokoh masyarakat setempat.

Bupati Bangka Barat Markus SH menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian adat istiadat di wilayahnya.

“Tahun ini pemda Bangka Barat mengucurkan dana kurang lebih 1,2 M, kami anggarkan untuk membantu acara-acara adat di Kabupaten Bangka Barat, dan pada pesta adat Dusun Rajek ini dibantu 40 juta,” katanya.

Menurutnya, masyarakat Bangka Barat memiliki kecintaan yang tinggi terhadap tradisi budaya yang terus dijaga hingga saat ini.

“Bangka Barat ini luar biasa, banyak sekali pesta adat, jadi suatu kebanggaan buat kita,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Rajek yang telah mendukung pemerintah daerah, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

“Pesan saya masyarakat Rajek dapat menjaga kondusifitas, keamanan dan ketertiban selama proses pesta adat,” tuturnya.

Sementara itu, Marjali selaku tokoh masyarakat sekaligus anggota BPD Rajek menjelaskan rangkaian kegiatan pesta adat yang telah disusun oleh panitia.

Sebelum arak-arakan dimulai, peserta terlebih dahulu mengikuti prosesi adat di balai desa. Berbagai pertunjukan seni tradisional seperti tarian dan musik daerah turut meramaikan suasana dengan mengiringi peserta sepanjang rute.

error: