Nasional

Pulang dari Eropa, Prabowo Klaim Bawa Investasi Rp 90 Triliun

52
×

Pulang dari Eropa, Prabowo Klaim Bawa Investasi Rp 90 Triliun

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo tiba di Tanah Air. Foto: Istimewa.
Presiden Prabowo tiba di Tanah Air. Foto: Istimewa.

NASIONAL – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali ke Tanah Air dengan membawa hasil signifikan dari rangkaian kunjungan kerja ke sejumlah negara. Lawatan tersebut menghasilkan komitmen investasi bernilai sekitar Rp90 triliun, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi global dan agenda perdamaian internasional.

Kepulangan Presiden Prabowo ke Jakarta pada Sabtu sore, 24 Januari 2026, menjadi penanda keberhasilan diplomasi ekonomi dan politik luar negeri Indonesia. Selain investasi strategis, Indonesia juga mencatat capaian penting dengan meningkatnya peran aktif dalam upaya penyelesaian konflik global, termasuk isu perdamaian di Gaza, Palestina.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Komitmen investasi bernilai besar tersebut diperoleh melalui kerja sama antara Indonesia dan Inggris. Nilai investasi mencapai 4 miliar poundsterling yang akan difokuskan pada penguatan sektor industri serta kemaritiman nasional, sejalan dengan agenda pembangunan ekonomi jangka panjang pemerintah.

Tak hanya dari sisi ekonomi, Indonesia juga memperoleh capaian diplomatik strategis dengan resmi bergabung sebagai anggota Board of Peace atau Dewan Perdamaian. Keanggotaan ini dinilai memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang aktif mendorong dialog dan penyelesaian konflik internasional secara damai.

Rangkaian kunjungan kerja Presiden Prabowo diawali dengan lawatan ke Inggris. Dalam kunjungan tersebut, Presiden melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Keir Starmer serta Raja Charles III. Salah satu hasil konkret dari pertemuan tersebut adalah kesepakatan penguatan kerja sama di bidang maritim.

Kerja sama maritim tersebut mencakup pembangunan 1.582 kapal nelayan, yang seluruh proses produksi dan perakitannya akan dilakukan di Indonesia. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas industri galangan kapal nasional sekaligus memperkuat sektor perikanan rakyat.

Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kerja sama pendidikan dengan Inggris meliputi penambahan kuota mahasiswa Indonesia, rencana pendirian kampus universitas Inggris di Indonesia, serta program pertukaran dosen dan tenaga pendidik.

error: