BANGKA BARAT – Tim Orado Bangka Barat menatap ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Domino 2026 dengan optimisme tinggi meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan.
Kompetisi tingkat nasional tersebut dijadwalkan berlangsung di Megamendung, Bogor, Jawa Barat pada 24 Juni 2026 mendatang.
Dengan waktu persiapan yang terbilang singkat, para atlet tetap berupaya memaksimalkan latihan agar mampu bersaing dengan kontingen dari daerah lain. Tekad untuk membawa nama Bangka Barat ke level nasional menjadi motivasi utama tim dalam menghadapi kejuaraan tersebut.
“Mudah-mudahan kita untuk target kita di Kejurnas bisa tembus 5 besar nasional dengan kemampuan atlet yang kita miliki,” ujar Ketua Orado Bangka Barat, Firman Sidiq, Kamis (23/4/2026).
Dalam menghadapi persaingan, tim Orado Bangka Barat juga telah memetakan kekuatan lawan yang dinilai cukup tangguh.
“Yang perlu kita waspadai di Kejurnas Domino ya provinsi Banten, Sumatera Utara dan sama perwakilan dari Kalimantan. Tapi latihan terus kita lakukan,” ungkapnya.
Namun demikian, keterbatasan waktu pembinaan menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi tim.
“Ya kalau tidak tercapai kita lakukan evaluasi dari Orado Bangka Barat. Disamping persiapan atau pembinaan kita untuk Kejurnas ya singkat. Karena paling lama sebulan,” jelasnya.
Di sisi lain, persoalan pendanaan masih menjadi kendala utama. Hingga saat ini, keberangkatan atlet masih mengandalkan dana pribadi.
“Untuk keberangkatan besok atlet ini kita pakai dana pribadi. Dananya masih setengah lah, mudah-mudahan ada bantuan lah,” tuturnya.















