BANGKA BARAT – Aparat kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan tabrak lari yang terjadi di Pangkalpinang pada Minggu (26/4/2026). Dalam waktu singkat, kendaraan yang diduga terlibat berhasil dilacak dan diamankan sebelum keluar dari Pulau Bangka.
Upaya cepat itu dilakukan oleh jajaran Satlantas Polres Bangka Barat yang langsung merespons permintaan bantuan dari kepolisian wilayah setempat. Sebuah truk dengan nomor polisi B 9070 UXW berhasil dihentikan di kawasan Pelabuhan Tanjung Kalian sekitar pukul 11.30 WIB, hanya beberapa jam setelah insiden terjadi.
Peristiwa kecelakaan tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di simpang Jalan dr. Ase, Pangkalpinang. Seorang pejalan kaki menjadi korban dalam kejadian itu, mengalami luka lecet dan benturan di bagian kepala akibat insiden tersebut.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasat Lantas Polres Bangka Barat AKP Ramos Gapita Siregar menegaskan bahwa langkah pengamanan ini merupakan bentuk sinergi antarwilayah dalam penanganan kecelakaan lalu lintas.
“Begitu kami menerima informasi dan permintaan bantuan, personel langsung bergerak cepat melakukan pengejaran dan pengamanan kendaraan yang diduga terlibat. Ini bagian dari komitmen kami dalam mendukung penanganan kecelakaan lalu lintas secara lintas wilayah,” ujar AKP Ramos, Senin (27/4/2026).
Ia menjelaskan, truk tersebut diamankan saat berada di area pelabuhan dan diduga hendak meninggalkan Pulau Bangka. Selanjutnya, kendaraan beserta pengemudi langsung dibawa ke Mako Satlantas Polres Bangka Barat untuk proses pengamanan sementara.
“Untuk sementara kendaraan dan pengemudi kita amankan sambil menunggu koordinasi lebih lanjut dari Satlantas Polresta Pangkalpinang sebagai wilayah hukum tempat kejadian perkara,” jelasnya.
Langkah sigap aparat kepolisian ini dinilai penting untuk mencegah pelaku yang diduga terlibat kecelakaan melarikan diri lebih jauh, sekaligus mempercepat proses penanganan kasus.
Polres Bangka Barat turut mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas serta tidak meninggalkan lokasi kejadian apabila terlibat kecelakaan. Sikap kooperatif dinilai sangat penting, mengingat tindakan melarikan diri dapat berujung pada konsekuensi hukum yang lebih berat.















