BANGKA BARAT – Upaya meningkatkan kapasitas layanan penyeberangan dan memperlancar arus transportasi laut di Kabupaten Bangka Barat mulai direalisasikan melalui pembangunan Dermaga II Pelabuhan Tanjung Kalian.
Pembangunan Dermaga II diharapkan menjadi solusi dalam mengatasi kepadatan kendaraan saat musim libur panjang, hari besar keagamaan, maupun momen puncak arus penyeberangan.
General Manager ASDP Bangka, Agustinus Cahyo, mengatakan proyek pembangunan Dermaga II merupakan program yang telah lama masuk dalam perencanaan dan kini akhirnya dapat direalisasikan.
“Perencanaan pembangunan ini sudah lama dan baru sekarang dapat dilaksanakan. Pengerjaan diberikan waktu selama delapan bulan dan diperkirakan rampung saat pembukaan Tahun Baru 2027,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).
Menurut Agustinus, pembangunan dermaga baru tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan manajemen pelabuhan guna meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa penyeberangan sekaligus mendukung aktivitas perekonomian masyarakat.
Ia juga berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah, terutama terkait pemanfaatan lahan parkir milik Pemda untuk menampung kendaraan yang akan masuk ke area pelabuhan.
“Penggunaan lahan parkir milik Pemda diharapkan dapat menampung kendaraan yang akan masuk ke pelabuhan agar tidak menghalangi atau menutup akses jalan. Kami berharap Pemda dapat membantu,” katanya.
Dalam sosialisasi yang digelar, tim teknis turut memaparkan tahapan pekerjaan pembangunan Dermaga II serta menerima berbagai saran dan masukan dari para pemangku kepentingan agar proses pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target.
Proyek tersebut akan dikerjakan oleh PT Nindya Karya. Selain pelaksanaan konstruksi, juga akan dilakukan sejumlah tahapan pengujian guna memastikan kualitas pembangunan sesuai standar yang ditetapkan.
“Adapun total anggaran pembangunan mencapai sekitar Rp60 miliar yang seluruhnya bersumber dari ASDP sendiri,” tuturnya.
Secara teknis, pekerjaan konstruksi meliputi pemasangan tiang pancang, pengecoran beton, mobilisasi material di area pelabuhan, serta pembangunan berbagai fasilitas pendukung lainnya. Pekerjaan telah dimulai sejak April 2026 dan ditargetkan selesai pada November 2026 dengan masa pengerjaan sekitar delapan bulan.
















