BANGKA BARAT – Tiga atlet tinju asal Kabupaten Bangka Barat mendapat kesempatan untuk meningkatkan kemampuan bertanding setelah menerima undangan langsung dari Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sumatera Utara.
Mereka mengikuti program latihan di Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Sumut sekaligus ambil bagian dalam ajang duel meet se-Sumatra yang juga diikuti atlet dari Penang, Malaysia pada 16 Juli mendatang.

Keikutsertaan para petinju Bangka Barat dalam kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mengasah teknik, menambah pengalaman bertanding di level regional, serta memperkuat kesiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Bangka Belitung 2026.
Tiga atlet yang berangkat mewakili Bangka Barat yakni Radif Alramadan yang turun di kelas 67 kilogram, Rojak di kelas 54 kilogram, serta Caca di kelas 60 kilogram.
Pelatih Tinju Bangka Barat, Dedi Dahlan menyampaikan keberangkatan para atlet berkat dukungan dan kepedulian sejumlah pihak, termasuk anak-anak dari komunitas FBC serta beberapa sponsor yang turut memberikan bantuan agar para atlet dapat mengikuti program latihan dan pertandingan tersebut.
“Selain menjalani latihan bersama atlet-atlet terbaik di Sumatera, para petinju Bangka Barat juga akan menguji kemampuan dalam duel meet se-Sumatra yang menghadirkan peserta dari berbagai provinsi, termasuk atlet asal Penang, Malaysia. Ajang ini diharapkan menjadi pengalaman berharga sebelum mereka tampil di Porprov Babel 2026,” ujarnya, Jumat (10/7/2026).
Dedi mengatakan keikutsertaan atlet dalam Pelatda Sumut merupakan kesempatan yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas bertanding sekaligus menambah jam terbang para petinju muda daerah.
“Atlit tinju Bangka Barat mendapat undangan langsung dari Pertina Sumut untuk mengikuti latihan di Pelatda Sumut dan mengikuti duel meet se-Sumatra, yang kebetulan juga diikuti atlet Penang, Malaysia,” katanya.
Dedi juga menegaskan bahwa keikutsertaan dalam agenda tersebut menjadi bagian dari program pembinaan atlet menuju Porprov Kepulauan Bangka Belitung 2026.
















