BANGKA BARAT – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Bangka Barat dalam menangani kecelakaan lalu lintas tunggal yang terjadi di ruas Jalan Raya Pangkalpinang–Muntok, tepatnya di Desa Simpang Gong, Kecamatan Simpang Teritip, Kamis (9/7/2026) sore. Petugas langsung menuju lokasi begitu menerima laporan untuk mengevakuasi korban sekaligus mengamankan arus kendaraan.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 16.45 WIB itu melibatkan satu unit sepeda motor Honda Karisma berwarna merah hitam tanpa nomor polisi. Kendaraan tersebut dikendarai Sunardi (56), warga Kampung Senang Hati, Kecamatan Muntok, yang saat itu berboncengan dengan istrinya, Parida (55), sambil membawa muatan buah kelapa dan rambutan menggunakan ragak.
Berdasarkan informasi di lapangan, saat melintasi tikungan, sepeda motor diduga kehilangan keseimbangan hingga oleng dan akhirnya masuk ke dalam bandar yang berada di sisi jalan.
Akibat kejadian tersebut, Sunardi mengalami luka lecet pada bagian lutut serta memar di bahu. Sementara itu, Parida mengalami luka lecet di dagu dan luka robek pada pipi kanan.
Kedua korban segera dievakuasi menuju Puskesmas Simpang Teritip guna memperoleh penanganan medis.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui PS Kasi Humas Polres Bangka Barat Ipda Yos Sudarso mengatakan respons cepat personel menjadi prioritas dalam setiap laporan kecelakaan lalu lintas.
“Begitu menerima laporan, personel Polres Bangka Barat bersama Polsek Simpang Teritip langsung bergerak menuju lokasi. Fokus utama kami adalah memberikan pertolongan kepada korban, mengamankan lokasi kejadian, mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar, serta melakukan langkah-langkah kepolisian untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Ipda Yos Sudarso.
Ia menambahkan, kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti, sementara penanganan perkara selanjutnya dilakukan oleh Unit Laka Satlantas Polres Bangka Barat.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Pastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, hindari membawa muatan yang berlebihan sehingga memengaruhi keseimbangan kendaraan, serta tetap berhati-hati, terutama saat melintasi tikungan maupun jalan yang berpotensi membahayakan,” tuturnya.
















