BANGKA BARAT – Kepulan asap dan kobaran api sempat muncul dari bangkai kapal Leoton yang berada di kawasan Pelabuhan Limbung, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Sabtu (22/8/2026) siang. Kondisi tersebut langsung mendapat penanganan setelah warga melaporkan kejadian kepada kepolisian.
Personel Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Bangka Barat bergerak menuju lokasi sekitar pukul 14.00 WIB. Petugas kemudian berupaya memadamkan api dengan melibatkan nelayan serta masyarakat yang berada di sekitar pelabuhan.
Upaya pemadaman dilakukan secara cepat untuk mengantisipasi kobaran api merembet ke bagian lain kawasan pelabuhan hingga mendekati permukiman warga.
Bangkai kapal Leoton diketahui sudah lama tidak beroperasi dan berada dalam kondisi tidak terawat. Kapal tersebut saat ini hanya menyisakan badan kapal setelah berbagai peralatan di dalamnya sudah tidak ada.
Kasat Polairud Polres Bangka Barat,Yudi Lasmono mengatakan, kecepatan personel dalam merespons laporan masyarakat menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah kebakaran semakin meluas.
“Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel Satpolairud langsung mendatangi lokasi dan melakukan upaya pemadaman bersama nelayan serta masyarakat. Kami gunakan kapal dari laut menggunakan kapal nelayan untuk proses pemadaman,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada warga dan nelayan yang turut membantu petugas dalam proses pemadaman bangkai kapal tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila melihat kejadian yang berpotensi membahayakan keselamatan maupun lingkungan. Respons cepat sangat diperlukan agar kejadian dapat segera ditangani,” ujarnya.
Berkat penanganan bersama, api akhirnya berhasil dipadamkan. Situasi di kawasan Pelabuhan Limbung kembali aman dan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
















