IMG-20260926-WA0062
Bangka Barat

HUT ke-62 Golkar, Kader di Babar Dituntut Solid dan Cepat Serap Aspirasi Rakyat

×

HUT ke-62 Golkar, Kader di Babar Dituntut Solid dan Cepat Serap Aspirasi Rakyat

Sebarkan artikel ini
Perayaan HUT Golkar. Foto: Istimewa.
Perayaan HUT Golkar. Foto: Istimewa.

BANGKA BARAT – Momentum peringatan HUT ke-62 Partai Golkar dimanfaatkan DPD II Partai Golkar Kabupaten Bangka Barat untuk memperkuat kapasitas internal sekaligus meningkatkan kesiapan kader menghadapi dinamika politik dan aspirasi masyarakat.

Penguatan tersebut dilakukan melalui Pendidikan Politik (Dikpol) dan Penguatan Kapasitas Pengurus yang digelar di Kantor DPD II Partai Golkar Bangka Barat, Kecamatan Mentok, Minggu (25/10/2026) pagi.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-62 Partai Golkar Tahun 2026. Seluruh jajaran pengurus dan kader tingkat kabupaten turut mengikuti agenda yang mengusung tema “Penguatan Ideologi, Kaderisasi dan Kepemimpinan Politik untuk Mewujudkan Partai Golkar yang Modern, Solid, dan Responsif terhadap Aspirasi Rakyat.”

Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bangka Barat, Deddi Wijaya, S.H., M.H., M.Kn., mengatakan pendidikan politik memiliki peran penting dalam menyamakan visi seluruh kader sekaligus memperkuat organisasi.

Menurutnya, kader Golkar tidak cukup hanya memiliki kekuatan secara struktural, tetapi juga harus mampu mengikuti perubahan dan memahami persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Pendidikan politik ini adalah instrumen penting untuk memastikan seluruh pengurus memiliki visi yang sama. Kita ingin mencetak kader yang tidak hanya solid secara struktural, tetapi juga modern dan adaptif,” ujar Deddi Wijaya di sela-sela kegiatan, Minggu (25/10/2026) pagi.

Ia menyebut pelaksanaan Dikpol tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjalankan arahan Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia dan Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani.

Dalam kegiatan tersebut, para pengurus mendapatkan pembekalan mengenai penajaman ideologi partai, kaderisasi hingga strategi kepemimpinan politik yang dinilai relevan dengan perkembangan zaman.

Deddi, yang akrab disapa DW, menilai peningkatan kapasitas kader harus diarahkan pada kemampuan membaca perubahan sosial. Dengan demikian, struktur partai di tingkat daerah dapat lebih cepat merespons persoalan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

error: