IMG-20260926-WA0062
Bangka Barat

Status Siaga Karhutla Bangka Barat Bakal Diperpanjang

×

Status Siaga Karhutla Bangka Barat Bakal Diperpanjang

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat memperkuat langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran di sejumlah wilayah.

Kesiapsiagaan tidak hanya dilakukan oleh pemerintah dan petugas pemadam, tetapi juga melibatkan perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di daerah tersebut.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Bupati Bangka Barat Markus mengatakan, penanganan karhutla membutuhkan sinergi lintas sektor. Pemerintah daerah terus mendorong perusahaan untuk ikut mengambil peran, terutama dalam penyediaan sarana dan prasarana yang dapat digunakan ketika terjadi kebakaran di wilayah yang sulit dijangkau.

Hal itu disampaikan Markus usai rapat koordinasi siaga karhutla yang berlangsung di OR I, Selasa (27/10/2026).

“Perusahaan-perusahaan besar kita terus kita ajak bersinergi untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi ini,” ujar Markus.

Menurut Markus, sejumlah perusahaan telah memberikan dukungan dengan mengerahkan mobil pemadam kebakaran (damkar) serta membantu menyediakan sumber air melalui pembangunan sumur bor di wilayah desa.

Dukungan tersebut dinilai penting untuk mempercepat proses pemadaman apabila kebakaran terjadi. Ketersediaan kendaraan dan sumber air di dekat lokasi rawan menjadi salah satu faktor yang dapat membantu petugas melakukan penanganan sejak api masih dalam skala kecil.

Selain langkah penanganan di lapangan, Pemkab Bangka Barat juga mengkaji pembangunan sumur bor berkapasitas besar sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla dan kekeringan.

“Kita juga mengkaji untuk membuat sumur bor yang besar, sehingga kita tidak hanya mengandalkan curah hujan,” katanya.

Markus menegaskan, status siaga darurat yang berkaitan dengan kondisi rawan kebakaran akan terus diperpanjang sebagai langkah memastikan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi potensi karhutla.

Perpanjangan status tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, aparat, perusahaan, pemerintah desa, relawan, serta masyarakat. Dengan demikian, setiap laporan kebakaran dapat segera ditindaklanjuti sebelum api meluas.

error: