BANGKA BARAT – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026 di Kabupaten Bangka Barat menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin di tingkat desa.
Untuk memastikan proses pemungutan suara berjalan baik, Bupati Bangka Barat Markus meminta seluruh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas.
Markus menegaskan, petugas Pilkades harus bekerja dengan mengedepankan prinsip kejujuran, keadilan, ketegasan dan kecermatan. Menurutnya, sikap tersebut penting agar seluruh tahapan pemilihan kepala desa berlangsung tertib serta dapat dipercaya oleh masyarakat.
“Bekerjalah dengan jujur, adil, tegas dan cermat. Jalankan tugas sesuai aturan yang berlaku dan jangan memihak kepada calon mana pun,” tegas Markus.
Ia mengingatkan seluruh penyelenggara agar tidak menjadikan perbedaan pilihan politik sebagai alasan untuk memunculkan konflik di tengah masyarakat. Setiap warga yang memiliki hak pilih harus mendapatkan pelayanan yang sama selama proses pemungutan dan penghitungan suara.
Menurut Markus, keberhasilan Pilkades tidak hanya ditentukan oleh siapa yang memperoleh suara terbanyak. Proses pelaksanaannya juga harus mampu menjaga kepercayaan masyarakat serta menciptakan suasana demokrasi yang aman dan kondusif.
“Pilkades ini adalah pesta demokrasi masyarakat desa. Karena itu, mari kita jaga agar masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan nyaman, aman dan tanpa tekanan,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan para calon kepala desa dan pendukungnya untuk menghormati seluruh tahapan Pilkades 2026. Persaingan politik di tingkat desa, kata dia, seharusnya tidak merusak hubungan sosial yang telah terbangun di tengah masyarakat.
“Siapa pun yang terpilih nantinya harus kita hormati. Yang paling penting, seluruh proses berjalan dengan baik dan hasilnya dapat diterima masyarakat,” kata Markus.
Markus berharap Pilkades 2026 di Kabupaten Bangka Barat dapat menjadi momentum memperkuat demokrasi di tingkat desa. Ia mengajak masyarakat menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab dan tetap menjaga persatuan meski berbeda pilihan.















