<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka BaratBlog

Hadiri RUPS LB Bank Sumsel-Babel, Sukirman Perkuat Kerjasama Pemerintah Daerah dan Pimpinan Cabang

×

Hadiri RUPS LB Bank Sumsel-Babel, Sukirman Perkuat Kerjasama Pemerintah Daerah dan Pimpinan Cabang

Sebarkan artikel ini
Bupati Bangka Barat Sukirman saat menghadiri RUPS LB Bank Sumsel-Babel di Hotel Fairmont, Jakarta, pada Rabu (06/03/2024). (Foto/Fierly).
Bupati Bangka Barat Sukirman saat menghadiri RUPS LB Bank Sumsel-Babel di Hotel Fairmont, Jakarta, pada Rabu (06/03/2024). (Foto/Fierly).
Bupati Sukirman berfoto bersama seluruh kepala daerah dari provinsi Sumsel dan Babel dalam kegiatan RUPS LB Bank Sumsel-Babel di Hotel Fairmont, Jakarta, pada Rabu (06/03/2024). (Foto/Fierly)
Bupati Sukirman berfoto bersama seluruh kepala daerah dari provinsi Sumsel dan Babel dalam kegiatan RUPS LB Bank Sumsel-Babel di Hotel Fairmont, Jakarta, pada Rabu (06/03/2024). (Foto/Fierly)

“Sekali lagi, pemerintah daerah dengan Pimpinan Cabang Bank itu harus bekerja sama dalam beberapa hal. Sejauh ini program-program sudah berjalan baik, semoga dapat selalu memberikan dampak yang positif untuk daerah dan masyarakat kita,” tuturnya.

Bupati Bangka Barat Sukirman saat menghadiri RUPS LB Bank Sumsel-Babel di Hotel Fairmont, Jakarta, pada Rabu (06/03/2024). (Foto/Fierly).
Bupati Bangka Barat Sukirman saat menghadiri RUPS LB Bank Sumsel-Babel di Hotel Fairmont, Jakarta, pada Rabu (06/03/2024). (Foto/Fierly).

Sementara, Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Safrizal mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum tepat bagi Bank Sumsel Babel untuk dapat menyinergikan usulan tersebut ke dalam rencana bisnis bank untuk tahun 2024, yang akan dibahas bersama pihak-pihak berkepentingan.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Kami atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, juga atas nama pemerintah kabupaten/kota, serta masyarakat Negeri Serumpun Sebalai, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas komitmen duduk, dan bekerja bersama pemerintah daerah mencetak laba,” ujar Safrizal.

 

 

 

Warga Parittiga diserang Buaya. Foto: Istimewa.
Bangka Barat

Warga Bangka Barat Diserang Buaya, Polisi Minta Warga Waspada di Kolong Eks Tambang

Seorang warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, diserang seekor buaya saat melintas di pinggir kolong bekas tambang, Selasa (10/2/2026) dini hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar permukiman.

Korban diketahui bernama Karmin (49), warga Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru. Ia diserang buaya sekitar pukul 02.50 WIB saat berjalan tidak jauh dari rumahnya.

“Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas, lalu menyelamatkan diri,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Selasa.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban menghubungi petugas Polsek Jebus untuk meminta pertolongan. Polisi yang tiba di lokasi tidak lagi menemukan buaya tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah,” ujar Yos.

Polisi menilai kejadian ini menunjukkan bahwa buaya di kolong bekas tambang tersebut berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga dan menimbulkan ancaman serius jika tidak segera ditangani.

Polisi Ambil Langkah Antisipasi
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah cepat dan terukur.

“Polres Bangka Barat langsung memberikan arahan kepada para Kapolsek jajaran agar melakukan pemetaan lokasi rawan serangan satwa liar, memasang spanduk peringatan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat,” tegas Yos.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mendorong pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA dan DLHK Kabupaten Bangka Barat guna menangkap dan memindahkan buaya ke tempat penangkaran, demi mencegah kejadian serupa terulang.

Kasat Polair dan Polsek jajaran juga diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah perairan dan kolong eks tambang yang berdekatan dengan pemukiman.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar

Tidak beraktivitas di sekitar kolong eks tambang, terutama pada malam dan dini hari;
Tidak mandi, mencuci, atau memancing di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya;
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya lainnya.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar,” pungkas Yos.

error: