<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka BaratLokal

Diduga Rem Blong, Truk Tabrak Toko dan 2 Sepeda Motor di Bangka Barat

×

Diduga Rem Blong, Truk Tabrak Toko dan 2 Sepeda Motor di Bangka Barat

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel 120 PS terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Kelurahan Kelapa, tepatnya di depan SMA Mariayu, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, pada Rabu (26/2/2025) kemarin.

Truk warna kuning nopol BE -8677 mengangkut ikan menabrak dua sepeda motor sedang parkir dan seorang warga depan ruko fotokopi.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kapolsek Kelapa Iptu Gali Rakasiwi mengatakan, laka lantas itu terjadi sekira pukul 16.00 WIB. Truk yang dikendarai oleh Yuliono diduga mengalami rem blong, sehingga terjadi tabrakan.

“Truk tersebut datang dari arah Mentok menuju Pangkalpinang. Setiba di Jalan Raya Kelurahan Kelapa di depan SMA Mariayu mengalami rem blong sehingga menabrak dua sepeda motor dan seorang warga di depan ruko,” katanya, Kamis (27/2/2025).

Sepeda motor yang ditabrak yaitu Honda Scoopy warna hitam nomor polisi BN-2757-TF serta Honda Vario warna putih tanpa plat nomor polisi yang sedang terparkir. Juga seorang warga bernama Yusmiati yang sedang berdiri di depan ruko fotocopy ikut menjadi korban.

“Akibat kecelakaan tersebut terdapat korban luka serta kendaraan yang mengalami kecelakaan mengalami kerusakan. Sedangkan pengemudi truk tidak mengalami luka,” ujar Gali.

Personel Polsek Kelapa turun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban dan kendaraan yang mengalami kecelakaan.

Iptu Gali Rakasiwi menambahkan, selanjutnya kasus laka lantas ini dilimpahkan ke Sat Lantas Polres Bangka Barat.

Warga Parittiga diserang Buaya. Foto: Istimewa.
Bangka Barat

Warga Bangka Barat Diserang Buaya, Polisi Minta Warga Waspada di Kolong Eks Tambang

Seorang warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, diserang seekor buaya saat melintas di pinggir kolong bekas tambang, Selasa (10/2/2026) dini hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar permukiman.

Korban diketahui bernama Karmin (49), warga Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru. Ia diserang buaya sekitar pukul 02.50 WIB saat berjalan tidak jauh dari rumahnya.

“Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas, lalu menyelamatkan diri,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Selasa.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban menghubungi petugas Polsek Jebus untuk meminta pertolongan. Polisi yang tiba di lokasi tidak lagi menemukan buaya tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah,” ujar Yos.

Polisi menilai kejadian ini menunjukkan bahwa buaya di kolong bekas tambang tersebut berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga dan menimbulkan ancaman serius jika tidak segera ditangani.

Polisi Ambil Langkah Antisipasi
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah cepat dan terukur.

“Polres Bangka Barat langsung memberikan arahan kepada para Kapolsek jajaran agar melakukan pemetaan lokasi rawan serangan satwa liar, memasang spanduk peringatan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat,” tegas Yos.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mendorong pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA dan DLHK Kabupaten Bangka Barat guna menangkap dan memindahkan buaya ke tempat penangkaran, demi mencegah kejadian serupa terulang.

Kasat Polair dan Polsek jajaran juga diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah perairan dan kolong eks tambang yang berdekatan dengan pemukiman.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar

Tidak beraktivitas di sekitar kolong eks tambang, terutama pada malam dan dini hari;
Tidak mandi, mencuci, atau memancing di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya;
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya lainnya.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar,” pungkas Yos.

error: