Bangka Barat

Pencarian Hari Keempat: Tim Gabungan Sisir Area Titik Terakhir Adnan

77
×

Pencarian Hari Keempat: Tim Gabungan Sisir Area Titik Terakhir Adnan

Sebarkan artikel ini
Pencarian Adnan memasuki hari keempat. Foto: Istimewa
Pencarian Adnan memasuki hari keempat. Foto: Istimewa

BANGKA BARAT – Operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Karang Berang-berang, Muntok, Kabupaten Bangka Barat, kembali dilanjutkan.

Memasuki hari keempat, tim SAR gabungan memperluas area penyisiran guna meningkatkan peluang menemukan korban yang hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Korban diketahui bernama M. Adnan Sahid (67), warga Gang Wanapura, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Mentok. Sejak dilaporkan tidak kembali dari melaut, berbagai unsur telah dikerahkan untuk melakukan pencarian intensif di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik terakhir korban beraktivitas.

Komandan Pos SAR Unit Mentok, Fajar Permana, mengatakan operasi SAR hari keempat dimulai sejak pagi dengan pelaksanaan briefing dan penentuan rencana pencarian.

“Hari ini kami melanjutkan operasi SAR H.4 dengan membagi area pencarian menjadi dua sektor agar penyisiran lebih efektif dan menyeluruh,” ujar Fajar, Senin (12/1/2026).

Menurut Fajar, sektor pertama disisir menggunakan kapal nelayan dengan pola pencarian paralel, sementara sektor kedua menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Unit SAR Mentok. Total luas area pencarian mencapai sekitar 60 mil laut persegi, mencakup perairan Karang Berang-berang dan sekitarnya.

“Cuaca hari ini relatif mendukung, meskipun berawan dengan kecepatan angin sekitar 10 knot dan tinggi gelombang kurang lebih 0,8 meter. Kondisi ini tetap kami waspadai agar pencarian berjalan aman,” ucapnya.

Korban diketahui melaut menggunakan perahu kayu berwarna kuning abu-abu dengan panjang sekitar 5 hingga 6 meter. Hingga hari keempat operasi SAR, status korban masih dalam pencarian dan belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun perahunya.

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya rescuer SAR Mentok, TNI AL, Polairud Polres Bangka Barat, Ditpolairud Polda Babel, BPBD Bangka Barat, relawan, aparat desa, nelayan setempat, serta keluarga korban. Sejumlah sarana pendukung juga dikerahkan, termasuk kapal nelayan, RIB, kendaraan operasional, alat komunikasi, dan peralatan medis.

error: