Sementara dari sisi pendapatan, realisasi pendapatan negara mencapai Rp3,85 triliun atau 105,79 persen dari target Rp3,64 triliun, dengan pertumbuhan 16,52 persen year on year. Penerimaan perpajakan berkontribusi Rp3,59 triliun atau tumbuh 17,67 persen, sedangkan PNBP tercatat Rp0,26 triliun.
Menatap tahun anggaran berikutnya, Syukriah berharap 2026 menjadi momentum penguatan kinerja fiskal, di mana seluruh pemangku kepentingan dapat lebih adaptif dan progresif dalam menjalankan program prioritas. Ia menekankan pentingnya percepatan implementasi rencana yang telah disusun agar dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pandangan serupa disampaikan Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Provinsi Bangka Belitung, Yunan Helmi, yang menilai forum diseminasi fiskal ini memiliki peran strategis sebagai penghubung antara kebijakan fiskal nasional dan kebutuhan riil daerah.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna mengoptimalkan pemanfaatan anggaran demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung.
Sumber: RRI.co.id














