<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Nasional

Prabowo Klaim Banyak Negara Minta Pasokan Sawit ke Indonesia

×

Prabowo Klaim Banyak Negara Minta Pasokan Sawit ke Indonesia

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo klaim banyak negara yang ingin kelapa sawit Indonesia. Foto: Istimewa.
Presiden Prabowo klaim banyak negara yang ingin kelapa sawit Indonesia. Foto: Istimewa.

NASIONAL – Posisi Indonesia sebagai produsen kelapa sawit terbesar dunia kian menguat. Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa permintaan global terhadap kelapa sawit Indonesia datang dari berbagai penjuru dunia dan terus meningkat seiring kebutuhan lintas sektor.

Dalam berbagai pertemuan internasional yang dihadirinya, Presiden menyebut hampir seluruh pemimpin negara secara langsung meminta Indonesia menjaga pasokan kelapa sawit. Komoditas ini dinilai krusial bagi stabilitas pangan dan energi di banyak negara.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan arahan dalam Taklimat Presiden pada Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Presiden menuturkan, permintaan suplai kelapa sawit datang dari kawasan Asia Selatan, Afrika Utara, hingga Eropa Timur. Negara-negara tersebut, kata Presiden, menaruh harapan besar kepada Indonesia untuk menjaga keberlanjutan pasokan crude palm oil (CPO).

“Saya bertemu banyak pemimpin negara. Ke Mesir, Pakistan, Rusia, sampai Belarus, semua menyampaikan hal yang sama, meminta Indonesia membantu suplai kelapa sawit,” ujar Presiden Prabowo.

Menurut Kepala Negara, kelapa sawit merupakan komoditas luar biasa dengan manfaat strategis yang sangat luas. Ia menyebut sawit sebagai miracle crop karena mampu menghasilkan beragam produk turunan bernilai tinggi.

Kelapa sawit tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan baku minyak goreng, tetapi juga menjadi komponen penting dalam industri pangan, energi, hingga kebutuhan sehari-hari. Produk turunannya meliputi bahan makanan, sabun, cat, biodiesel, bahkan bahan bakar pesawat.

Presiden menegaskan, besarnya peran sawit menjadikan komoditas ini sebagai tulang punggung penting bagi perekonomian nasional sekaligus penopang ketahanan energi dan industri Indonesia.

Dengan tingginya permintaan global tersebut, Presiden Prabowo memastikan pemerintah akan terus memperkuat pengelolaan dan pengembangan sektor kelapa sawit agar tetap berkelanjutan, berdaya saing, serta memberikan manfaat maksimal bagi bangsa dan negara.

error: