BANGKA BARAT – Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Mentok, Kabupaten Bangka Barat kembali menjadi perhatian aparat penegak hukum. Seorang pemuda berinisial AF (19) diamankan setelah diduga menyimpan sabu di sejumlah titik berbeda, dengan modus yang terbilang rapi untuk menghindari deteksi petugas.
Penangkapan ini mengungkap fakta bahwa pelaku bukan orang baru dalam kasus narkotika. AF diketahui merupakan residivis yang sebelumnya pernah terjerat kasus serupa dan bahkan sempat menjalani rehabilitasi, namun kembali terlibat dalam peredaran barang haram tersebut.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Iptu Yos Sudarso menjelaskan, penangkapan terhadap AF dilakukan oleh Tim Satresnarkoba di pinggir jalan Dusun VI Pait Jaya, Desa Belo Laut, pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
“Pada saat diamankan, petugas menemukan tiga paket sabu yang disimpan di kantong celana pelaku,” jelas Yos.
AF diketahui pernah tersandung kasus narkotika pada tahun 2024 saat masih di bawah umur. Setelah itu, ia sempat menjalani rehabilitasi selama tiga bulan di Rumah Sakit Jiwa Sungailiat. Namun, dalam kurun waktu kurang dari dua tahun, ia kembali berurusan dengan hukum akibat kasus yang sama.
Dari hasil interogasi awal, petugas kemudian melakukan pengembangan dan menemukan tujuh paket sabu lainnya yang disembunyikan di sekitar lokasi penangkapan. Tidak berhenti di situ, tim kembali bergerak ke kediaman pelaku di Kelurahan Tanjung dan menemukan satu paket sabu tambahan.
“Total keseluruhan ada 11 paket sabu dengan berat bruto 2,59 gram yang berhasil diamankan dari beberapa titik berbeda,” ungkapnya.
Modus yang digunakan pelaku terbilang tidak biasa, yakni dengan menyebar paket sabu di beberapa lokasi guna mengelabui petugas serta mengurangi risiko jika salah satu titik berhasil ditemukan aparat.
Saat ini, AF telah diamankan di Mapolres Bangka Barat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain di balik peredaran narkotika tersebut.
















