Di sisi lain, komoditas seperti biaya sekolah menengah atas, cabai, bawang putih, serta beberapa jenis sayuran justru memberikan andil terhadap deflasi.
“Untuk inflasi bulanan, kelompok makanan kembali menjadi pendorong utama dengan kontribusi sebesar 0,91 persen. Komoditas seperti udang, cumi-cumi, ikan, serta sayuran menjadi penyebab utama kenaikan harga pada Maret 2026,” ucapnya.
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, inflasi tahunan pada Maret 2026 lebih tinggi dibandingkan Maret 2025 yang hanya sebesar 0,88 persen. Namun, inflasi bulanan dan tahun berjalan pada 2026 cenderung lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Secara tren, inflasi tertinggi dalam dua tahun terakhir terjadi pada Januari 2026 yang mencapai 5,36 persen. Sementara deflasi terdalam tercatat pada Februari 2025 sebesar 1,96 persen.
















