BANGKA – Seorang nelayan asal Sungailiat, Kabupaten Bangka, dilaporkan hilang setelah tidak kembali dari aktivitas melaut di perairan Karang Kering. Hingga Kamis (16/4/2026), tim pencarian dan pertolongan masih melakukan upaya pencarian intensif di lokasi terakhir korban diketahui berada.
Peristiwa hilangnya nelayan ini memicu respons cepat dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang yang langsung mengerahkan tim rescue begitu menerima laporan dari pihak keluarga pada Rabu (15/4/2026) malam.
Korban diketahui bernama Parjiman (55), warga Gang Enggano 1, Air Ruay, Sungailiat. Ia berangkat melaut pada Selasa (14/4/2026) pagi, namun hingga keesokan harinya tidak kunjung kembali ke darat seperti biasanya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang menjelaskan bahwa informasi kehilangan ini diterima dari pihak keluarga korban pada pukul 20.23 WIB.
“Korban berangkat menggunakan kapal nelayan berwarna cokelat putih dengan lis kuning biru pada Selasa, 14 April pukul 06.00 WIB. Biasanya korban sudah kembali ke darat pada pagi hari berikutnya, namun hingga laporan kami terima, korban belum ada kabar,” ujar Mike, Kamis (16/4/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kansar Pangkalpinang diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 20.40 WIB. Tim bergerak ke titik koordinat yang diperkirakan berada di 1°48’45.36″S 106°10’19.26″E, atau sekitar 4 mil laut dari Dermaga Nelayan II Sungailiat.
Operasi pencarian ini melibatkan unsur SAR gabungan, di antaranya rescuer Kansar Pangkalpinang, Ditpolairud Polda Kepulauan Bangka Belitung, Satpolairud Polres Bangka, Laskar Sekaban, serta keluarga korban.
“Semalam juga saat tiba di muara Jelitik, kita menerima info dari keluarga korban bahwa kapal korban berhasil ditemukan oleh nelayan yang tidak sengaja melintas di sekitaran LKP, namun korban tidak ditemukan di atas kapalnya. Kemudian pencarian dihentikan dan dilanjutkan pada pagi hari mengingat cuaca dan pencahayaan yang kurang,” jelas Mikel.
Pencarian korban dijadwalkan kembali dilanjutkan pada pagi hari dengan memperluas area penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Tim SAR berharap korban segera ditemukan dan seluruh proses pencarian dapat berjalan lancar.















