“Banyak kendaraan yang berpindah-pindah dari satu SPBU ke SPBU lain untuk melakukan pengisian berulang. Karena itu kami melakukan pemetaan, dan QR Code yang terindikasi melanggar sudah kami blokir. Saat ini sudah ada hampir 500 kendaraan yang diblokir,” terang Wicaksono.
Persoalan antrean Pertalite di Bangka Barat kini menjadi perhatian berbagai pihak. Masyarakat berharap evaluasi distribusi, pengawasan terhadap penyalahgunaan BBM subsidi, serta langkah tegas dari aparat dapat segera dilakukan sehingga pasokan kembali lancar dan antrean panjang di SPBU tidak terus berulang.
















