HUT BABAR 2026 (4X6)..
IMG-20260526-WA0000
Bangka

Hendak Pindahkan Ponton, Radit Tewas Diduga Diserang Buaya

×

Hendak Pindahkan Ponton, Radit Tewas Diduga Diserang Buaya

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG – Korban yang dilaporkan hilang setelah diterkam buaya di aliran Sungai Baturusa, Desa Baturusa, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka, akhirnya berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan. Setelah dilakukan pencarian secara intensif, korban bernama Radit ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (20/7/2026) pagi.

Penemuan korban sekaligus mengakhiri operasi pencarian yang melibatkan Basarnas bersama sejumlah unsur SAR gabungan. Jenazah ditemukan sekitar dua kilometer dari titik lokasi kejadian awal atau Last Known Position (LKP), setelah tim melakukan penyisiran menyeluruh di sepanjang aliran sungai.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Korban ditemukan sekitar pukul 10.55 WIB. Proses pencarian berlangsung penuh kehati-hatian karena sejak pagi hari tim beberapa kali melihat buaya yang diduga menerkam korban muncul ke permukaan sungai.

Saat itu, predator tersebut masih terlihat menggigit tubuh korban sebelum kembali menyelam ke dasar sungai. Kondisi tersebut membuat tim terus memantau pergerakan buaya sembari mempersempit area pencarian agar proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman.

Meski menghadapi situasi berbahaya, Tim SAR Gabungan tetap melanjutkan penyisiran secara intensif hingga akhirnya membuahkan hasil.

“Upaya penyisiran yang terus dilakukan oleh tim akhirnya membuahkan hasil. Predator buas tersebut akhirnya melepaskan gigitannya, dan tubuh korban ditemukan mengapung di permukaan air, tidak jauh dari posisi perahu karet (rubberboat) milik Basarnas yang sedang melakukan penyisiran,” ungkap Supani.

Begitu korban terlihat mengapung, personel Tim SAR Gabungan yang berada di atas rubberboat bergerak cepat mengevakuasi jenazah dan memasukkannya ke dalam kantong jenazah. Selanjutnya, korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kepulauan Bangka Belitung untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) di Sungai Baturusa resmi dinyatakan selesai dan ditutup.

“Kami mengucapkan turut berbela sungkawa kepada keluarga korban. Kami juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang terlibat, meliputi Polairud, BPBD, Aparat Desa setempat, serta masyarakat yang telah bahu-membahu bersama Rescuer Basarnas dalam operasi kemanusiaan ini,” tutupnya.

error: