“Kebakaran hutan dan lahan, cuaca ekstrem serta kekeringan merupakan salah satu bencana yang sangat berpotensi dan berdampak besar terhadap lingkungan, kesehatan, dan perkembangan masyarakat. Oleh karena itu, kita harus bekerja sama untuk mencegah dan menanggulangi bencana ini,” tuturnya.
Dalam rapat koordinasi tersebut, pemerintah bersama seluruh peserta membahas berbagai strategi peningkatan kesiapsiagaan, termasuk memperkuat peran masyarakat, pemerintah, aparat keamanan, perusahaan, serta seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan maupun penanggulangan karhutla.
“Dalam rapat ini, kita akan membahas strategi dan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kesadaran dan kesiagaan masyarakat dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan, cuaca ekstrem dan kekeringan. Kita juga akan membahas tentang peran serta masyarakat, pemerintah dan stakeholder lainnya dalam pencegahan dan penanggulangan bencana,” ungkapnya.
Yus berharap rapat koordinasi tersebut tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi mampu menghasilkan langkah nyata dalam memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi musim kemarau dan berbagai potensi bencana lainnya.
















