Bangka Barat

Nelayan Mentok Dilaporkan Hilang, Pencarian Diperluas Hingga Perairan Pedrik

69
×

Nelayan Mentok Dilaporkan Hilang, Pencarian Diperluas Hingga Perairan Pedrik

Sebarkan artikel ini
Pencarian nelayan hilang di Mentok. Foto: Istimewa.
Pencarian nelayan hilang di Mentok. Foto: Istimewa.

BANGKA BARAT – Upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Mentok terus dilakukan oleh tim gabungan. Korban diketahui belum kembali sejak melaut pada Kamis sore, memicu kekhawatiran pihak keluarga dan rekan sesama nelayan.

Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Perairan Mentok, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Sejak Jumat sore, aparat kepolisian perairan bersama instansi terkait dan masyarakat setempat dikerahkan untuk melakukan pencarian secara intensif di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi terakhir korban beraktivitas.

Korban diketahui bernama M. Adnan Sahid (67), warga Gang Wanapura, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Mentok. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban berangkat ke laut pada Kamis, 8 Januari 2026 sekitar pukul 15.30 WIB untuk menjaring ikan menggunakan perahu pancung bermesin 15 PK.

Sekitar sepuluh menit setelah berangkat, korban sempat mengambil bahan bakar minyak sebanyak 20 liter kepada Joni, yang diketahui merupakan bos tempat korban bekerja. Biasanya, korban melakukan aktivitas menjaring ikan di perairan Pedrik dan kembali ke pondok nelayan sekitar pukul 11.00 WIB. Namun hingga kini, korban tidak kunjung kembali dan tidak ada kabar yang diterima pihak keluarga.

Kasat Polairud Polres Bangka Barat, Iptu Yudi Lasmono, mengatakan pencarian telah dilakukan sejak Jumat sore oleh tim gabungan yang melibatkan Sat Polairud Polres Bangka Barat, Direktorat Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung, Basarnas, Babinsa Keranggan, serta nelayan dan masyarakat setempat.

“Kami terus melakukan monitoring dan pencarian di perairan Mentok dan sekitarnya. Hingga saat ini, belum ditemukan titik keberadaan perahu maupun korban,” ujarnya.

Selain melakukan pencarian di laut, petugas juga melakukan pengumpulan bahan keterangan terkait kronologis kejadian serta pendataan awal sebagai bagian dari proses penanganan. Dokumentasi kegiatan pencarian turut dilakukan untuk mendukung laporan perkembangan di lapangan.

Pihak kepolisian memastikan kegiatan pencarian akan terus dilanjutkan dan diperluas dengan melibatkan unsur Babinsa Keranggan serta masyarakat pesisir.

error: