Bangka Barat

Tak Pulang Sejak Kamis Sore, Warga Harap Syahid Adnan Ditemukan

63
×

Tak Pulang Sejak Kamis Sore, Warga Harap Syahid Adnan Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Pencarian nelayan hilang di Mentok. Foto: Istimewa.
Pencarian nelayan hilang di Mentok. Foto: Istimewa.

BANGKA BARAT – Upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Mentok terus dilakukan oleh tim gabungan. Korban diketahui belum kembali sejak melaut pada Kamis sore, memicu kekhawatiran pihak keluarga dan rekan sesama nelayan.

Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Perairan Mentok, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Sejak Jumat sore, aparat kepolisian perairan bersama instansi terkait dan masyarakat setempat dikerahkan untuk melakukan pencarian secara intensif di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi terakhir korban beraktivitas.

Korban diketahui bernama M. Adnan Sahid (67), warga Gang Wanapura, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Mentok. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban berangkat ke laut pada Kamis, (8/12026) sekitar pukul 15.30 WIB untuk menjaring ikan menggunakan perahu pancung bermesin 15 PK.

Sekitar sepuluh menit setelah berangkat, korban sempat mengambil bahan bakar minyak sebanyak 20 liter kepada Joni, yang diketahui merupakan bos tempat korban bekerja.

Biasanya, korban melakukan aktivitas menjaring ikan di perairan Pedrik dan kembali ke pondok nelayan sekitar pukul 11.00 hingga 12.00 malam. Namun hingga kini, korban tidak kunjung kembali dan tidak ada kabar yang diterima pihak keluarga.

Seorang warga setempat bernama Maman mengatakan, keseharian korban memang dikenal sering melaut seorang diri dan jarang bermalam di laut.

“Biasanya dia pergi sore, jam 11 atau 12 malam sudah pulang. Ini dapat kabar tadi dia pergi dari sore kemarin, tapi sampai sekarang belum pulang. Info tadi juga di masjid Kampung Baru, dia tidak bawa bekal. Sehari-hari memang mencari ikan sendirian,” ujarnya.

“Kami berharap kawan kami itu ditemukan lah secepatnya. Kalau ga salah Selasa kemarin masih sempat ketemu dan ngobrol,” tambah Maman.

Kasat Polairud Polres Bangka Barat, Iptu Yudi Lasmono, mengatakan pencarian telah dilakukan sejak Jumat sore oleh tim gabungan yang melibatkan Sat Polairud Polres Bangka Barat, Direktorat Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung, Basarnas, Babinsa Keranggan, serta nelayan dan masyarakat setempat.

error: