BANGKA BARAT – Ikon Kota Mentok, Tugu Duren, mulai ditata kembali oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Barat. Penataan dilakukan menyeluruh, mulai dari perbaikan tiang yang sempat roboh, pengecatan ulang, hingga pembersihan dan penataan tanaman di sekitar area tugu.
Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman, mengatakan penataan Tugu Duren merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjaga estetika kota sekaligus memperkuat identitas daerah sebagai salah satu destinasi di Bangka Barat.
“Tiang yang roboh sudah diperbaiki dan saat ini dilakukan pengecatan ulang agar kembali terlihat rapi dan menarik. Selain itu, tanaman di sekitar tugu juga kita tata dan bersihkan supaya lingkungannya lebih nyaman,” ujar Yus Derahman.
Menurutnya, Tugu Duren memiliki nilai simbolik bagi masyarakat Mentok dan sekitarnya. Karena berada di kawasan yang cukup strategis dan sering dilalui warga, keberadaan tugu tersebut harus dijaga agar tetap representatif sebagai wajah kota.
Penataan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat serta memberikan kesan positif bagi pengunjung yang datang ke Mentok. Pemerintah daerah menargetkan area sekitar tugu menjadi lebih bersih, tertata, dan enak dipandang.
Yus Derahman menambahkan, pemerintah daerah akan terus melakukan pemeliharaan fasilitas umum secara bertahap agar ruang publik di Bangka Barat tetap terawat dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Ini bukan hanya soal tugu, tapi bagaimana kita bersama-sama menjaga fasilitas publik agar tetap bagus dan memberi kebanggaan bagi warga Bangka Barat,” tuturnya.













