Gong Xi Fa Chai
Bangka Barat

Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Tempilang Ditangkap Polisi 

×

Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Tempilang Ditangkap Polisi 

Sebarkan artikel ini
Anggota Polsek Tempilang mengamankan pelaku. Foto: Istimewa.
Anggota Polsek Tempilang mengamankan pelaku. Foto: Istimewa.

BANGKA BARAT – Gerak cepat aparat kepolisian di Bangka Barat kembali membuahkan hasil. Seorang terduga pelaku kekerasan seksual terhadap anak yang sempat melarikan diri keluar wilayah akhirnya berhasil diamankan setelah dilakukan pengejaran intensif lintas kabupaten oleh jajaran kepolisian.

Peristiwa ini bermula dari laporan dugaan persetubuhan terhadap anak di Desa Penyampak, Kecamatan Tempilang. Begitu laporan diterima pada 28 Januari 2026, tim kepolisian langsung bergerak melakukan penyelidikan, pengumpulan informasi, serta pelacakan keberadaan pelaku yang diketahui meninggalkan wilayah Bangka Barat.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, melalui Kasi Humas IPDA Yos Sudarso menegaskan bahwa kasus kekerasan terhadap anak menjadi perhatian serius institusi kepolisian.

“Begitu laporan diterima, jajaran Polres Bangka Barat Polsek Tempilang langsung bergerak cepat. Kami pastikan setiap laporan masyarakat terkait kekerasan terhadap anak ditangani secara profesional, transparan, dan sesuai hukum yang berlaku,” ujar IPDA Yos Sudarso, Jumat (14/2/2026).

Dalam pengembangan penyelidikan, polisi mendapatkan informasi bahwa terduga pelaku berada di wilayah Kabupaten Bangka Tengah. Tim Res Intel kemudian melakukan koordinasi dengan Polsek Lubuk Besar guna mempersempit ruang gerak pelaku yang masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.

Pencarian mengarah ke Desa Batu Beriga, Kecamatan Lubuk Besar. Setelah dilakukan penyisiran, pelaku akhirnya ditemukan bersembunyi di sebuah pondok kebun milik warga. Proses penangkapan berlangsung tanpa perlawanan dan pelaku langsung dibawa ke Polsek Tempilang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Bangka Barat juga menegaskan komitmen tegas dalam pemberantasan kejahatan seksual terhadap anak.

“Kami akan menindak tegas setiap pelaku sesuai peraturan perundang-undangan. Perlindungan korban menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Keberhasilan pengungkapan ini menegaskan komitmen aparat dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memastikan perlindungan hukum bagi anak sebagai kelompok rentan.

error: