BANGKA BARAT – Pergerakan arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Tanjung Kalian, Kabupaten Bangka Barat, mulai terlihat sejak H-8. Data operasional penyeberangan menunjukkan aktivitas kapal tetap stabil, namun jumlah penumpang yang menyeberang mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Meski begitu, arus kendaraan logistik justru menunjukkan tren peningkatan. Kondisi ini menandakan distribusi barang menjelang Idulfitri masih berlangsung cukup tinggi, sementara pergerakan pemudik belum mencapai puncaknya.
General Manager ASDP Cabang Bangka, Agustinus Cahyo Upandika, menyampaikan laporan produksi angkutan Lebaran pada Jumat, 13 Maret 2026, untuk periode pukul 00.00 hingga 23.59 WIB di Pelabuhan Tanjung Kalian.
Ia mengatakan, jumlah kapal yang beroperasi di Pelabuhan Tanjung Kalian pada H-8 tercatat sebanyak 13 unit, sama seperti periode yang sama pada tahun 2025. Jumlah perjalanan kapal (trip) juga tidak mengalami perubahan, yakni tetap 13 trip.
Namun, jumlah penumpang pejalan kaki mengalami penurunan cukup signifikan. Pada 2025 tercatat sebanyak 1.741 orang, sedangkan pada 2026 hanya 927 orang atau turun sekitar 47 persen.
“Hal serupa juga terjadi pada penumpang di dalam kendaraan. Tahun lalu jumlahnya mencapai 2.761 orang, sementara tahun ini tercatat 2.295 orang atau turun sekitar 17 persen,” kata Agustinus Cahyo, Sabtu (14/3/2026).
Untuk kendaraan roda dua, tercatat 168 unit menyeberang pada H-8 tahun ini, sedikit lebih rendah dibandingkan 175 unit pada tahun 2025 atau turun sekitar 4 persen.
Kendaraan kecil atau kendaraan pribadi juga mengalami penurunan. Tahun lalu jumlahnya mencapai 340 unit, sedangkan pada tahun ini tercatat 305 unit atau turun sekitar 10 persen.
Penurunan cukup tajam terjadi pada kendaraan bus. Pada H-8 tahun 2025 tercatat 26 unit bus menyeberang, sementara pada tahun 2026 hanya 17 unit atau turun sekitar 35 persen.
Di sisi lain, kendaraan truk justru mengalami peningkatan. Tahun lalu tercatat 126 unit, sedangkan pada tahun ini naik menjadi 138 unit atau meningkat sekitar 10 persen.

















