HUT BABAR 2026 (4X6)..
IMG-20260526-WA0000
Bangka Barat

Pasca Mobil Damkar Babar Terbakar, Ini Siasat BPBD Antisipasi Karhutla

×

Pasca Mobil Damkar Babar Terbakar, Ini Siasat BPBD Antisipasi Karhutla

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat bersiaga menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) usai insiden terbakarnya satu unit mobil pemadam kebakaran milik daerah. Sejumlah dukungan armada dari berbagai pihak mulai disiapkan agar layanan penanganan kebakaran tetap berjalan optimal.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan perlindungan terhadap masyarakat tidak terganggu, terutama memasuki musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran lahan di sejumlah wilayah di Kabupaten Bangka Barat.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kepala BPBD Bangka Barat, Safrizal mengatakan pemerintah daerah telah mendapatkan tambahan satu unit kendaraan pendukung dari Kodim untuk memperkuat armada pemadam kebakaran. Selain itu, dukungan juga diberikan oleh PT Timah sebagai bagian dari sinergi menghadapi potensi bencana.

“Ya. Jadi terkait dengan musibah mobil damkar Kabupaten Bangka Barat, alhamdulillah kita sudah dapat 1 unit lagi dari Kodim untuk dalam mem-backup kita, termasuk juga dari PT Timah,” katanya, Rabu (5/8/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil rapat koordinasi, kebutuhan armada di sejumlah kecamatan mulai terpenuhi melalui kolaborasi berbagai instansi dan perusahaan.

“Sebagaimana disampaikan hasil rapat tadi, untuk wilayah Parittiga dan Jebus itu ada 2 unit yang dari Batalyon dengan dari salah satu perusahaan swasta. Yang mungkin yang belum ter-cover ini adalah daerah Kelapa dan Tempilang,” ujarnya.

Meski demikian, Safrizal memastikan pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan terus menyiapkan langkah antisipasi agar seluruh wilayah memiliki kesiapsiagaan yang memadai dalam menghadapi ancaman karhutla.

“Tapi tadi sudah disepakati komitmen dari kawan-kawan di BPL, maupun dari Sawit Window maupun THM, untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan itu. Kemudian kesiapsiagaan mereka untuk membantu ketika memang terjadi karhutla atau pun musim kekeringan,” ujarnya.

error: