BANGKA BARAT – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Raya Mentok–Pangkalpinang, Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Jumat (28/8/2026) siang. Sebuah truk keluar jalur hingga menghantam rumah warga setelah pengemudinya diduga kehilangan kendali.
Truk R6 jenis Isuzu NMR dengan nomor polisi BM 8835 ZD diketahui sedang melaju dari arah Mentok menuju Pangkalpinang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan tiba-tiba mengalami kondisi out of control saat melintas di wilayah Desa Pelangas. Truk kemudian keluar dari jalur dan menabrak salah satu rumah warga yang berada di sekitar ruas jalan tersebut.
Kecelakaan itu menyebabkan empat orang mengalami luka ringan. Mereka terdiri dari tiga orang yang berada di dalam kendaraan dan satu warga setempat.
Pengemudi truk, Benni Yuspardo (35), warga Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, mengalami luka ringan pada tangan kiri.
Sementara itu, penumpang bernama Rido (31), warga Kabupaten Pekanbaru, mengalami luka ringan pada bagian hidung dan kaki kanan. Penumpang lainnya, Putra Alamsyah (25), warga Kabupaten Kampar, mengalami luka ringan.
“Seorang anak berusia lima tahun bernama Mahesa yang merupakan warga Desa Pelangas juga menjadi korban dalam kejadian tersebut. Mahesa mengalami luka ringan pada bagian kepala,” kata salah seorang warga setempat, Dadang.
Seluruh korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Simpang Teritip untuk mendapatkan penanganan medis.
Dadang, mengatakan kecelakaan tersebut cukup mengagetkan warga karena kendaraan sampai keluar dari badan jalan dan menghantam rumah.
“Warga langsung berdatangan untuk membantu setelah mengetahui ada truk menabrak rumah. Korban kemudian dibantu untuk mendapatkan penanganan,” kata Dadang.
Personel Polsek Simpang Teritip juga telah mendatangi lokasi kejadian. Petugas melakukan pengamanan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, serta melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Selain menimbulkan korban luka, kecelakaan tunggal tersebut juga menyebabkan kerusakan pada bangunan rumah warga. Kerugian materiil akibat kejadian tersebut masih dalam proses pendataan.
















