BANGKA BARAT – Bupati Bangka Barat Markus berharap pembangunan Dermaga II Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok, dapat selesai tepat waktu sehingga bisa digunakan untuk mendukung pelayanan penyeberangan saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Markus mengatakan keberadaan dermaga tambahan tersebut penting untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya saat terjadi peningkatan arus kendaraan dan penumpang pada periode libur akhir tahun.
“Harapan kita bisa selesai tepat waktu sehingga hari besar Natal dan Tahun Baru sudah bisa digunakan,” ujar Markus.
Ia berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai dan tidak mengalami kendala yang dapat menghambat target pengerjaan.
Menurut Markus, jika Dermaga II sudah dapat digunakan saat Nataru, kapasitas pelayanan di Pelabuhan Tanjung Kalian akan semakin optimal. Hal ini diharapkan dapat membantu mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat yang menggunakan jasa penyeberangan menuju Sumatera Selatan.
“Harapan kita pekerjaan ini berjalan lancar, sehingga pada saat Natal dan Tahun Baru dermaga sudah bisa dimanfaatkan untuk masyarakat,” katanya.
Sementara itu, pembangunan Dermaga II Pelabuhan Tanjung Kalian terus dikebut. Hingga pekan ini, progres pekerjaan fisik telah mencapai 62 persen, lebih tinggi dibandingkan target yang ditetapkan sebesar 59 persen.
General Manager ASDP Bangka Eko Yulianto mengatakan capaian tersebut menunjukkan pekerjaan masih berada di atas jadwal dengan deviasi positif sekitar 3 persen.
Berdasarkan jadwal awal, pembangunan Dermaga II ditargetkan selesai pada 26 November. Namun, ASDP bersama pelaksana di lapangan berupaya mempercepat penyelesaian sehingga ditargetkan rampung pada 18 November.
Dari sisi teknis, tidak terdapat kendala konstruksi yang signifikan. Tantangan utama berasal dari kondisi cuaca di kawasan Tanjung Kalian, terutama angin kencang dan gelombang tinggi yang dapat mempengaruhi aktivitas pekerjaan.
Meski demikian, percepatan tetap dilakukan dengan menyesuaikan pola kerja terhadap kondisi di lapangan. Saat ini pekerjaan menggunakan sistem long shift dengan tetap mempertimbangkan faktor keselamatan.















