<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka BaratLokalPolitik

Kalangan Ulama Disebut Dukung Pasangan Mandiri di Pilkada Babar

×

Kalangan Ulama Disebut Dukung Pasangan Mandiri di Pilkada Babar

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT, SOROTANBANGKA.COM – Hingga kini dukungan ke pasangan calon Mansah dan Dwi Aryani terus mengalir mendapatkan dukungan dari berbagai kalangan, baru-baru ini pernyataan, dukungan didapatkan dari para Ulama dan Habaib di Kabupaten Bangka Barat..

“Allhadulilah setelah melewati proses penilaian dan kajian terhadap 3 pasangan calon, ulama dan habaib di Bangka Barat menyepakati untuk mendukung pak Mansah dan ibu Hi Dwi Aryani, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bangka Barat periode 2024-2029, “ungkap Syasri Ekozat selaku Jubir Ulama dan Habaib. Kamis (19/9/2024) siang,

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dikatakan Angga sapaan akrabnya mengatakan kesepakatan dukungan para ulama dan habaib mendukungan pasion dengan jargon MANDRI salah satunya melihat rekam jejak Mansah dan Hi Dwi Aryani.

“Rekam jejak keduanya menjadi salah satu penilaian sebelum memutuskan untuk memberikan dukungan kepada pasion Mandiri. Para ulama dan Habaib melihat bahwa pak Mansah dan Hi Dwi Aryani memiliki rekam jejak yang sangat baik, disamping itu, keduanya memiliki kemampuan untuk mewujudkan kepentingan-kepentingan kemashalatan ummat di Bangka Barat, “kata Angga.

Hal lain yang menjadi dasar kesepakatan para ulama dan habaib yaitu, piikada sebelumnya para ulama dan habaib ini telah memberikan kepercayaan kepada pasangan petahana saat ini yaitu H Sukirman dan Bong Ming-Ming. Namun pada pilkada kali ini kepercayaan itu di berikan kepada paslon Mandin, karena dari beberapa program yang menjadi kepentingan ummat di Bangka Barat tidak terealisasi.

“Sebelumnya dukungan full dari para ulama dan habaib di Bangka Barat diberikan kepada pak H Sukirman dan Bong Ming-Ming, kali ini kepercayaan jatuh kepada pasion Mandiri, harapannya program yang menjadi kepentingan ummat bisa terealisasi sebagaimana menjadi harapan kita Bersama, “ungkapnya.

Sementara Juru Bicara Paslon Mandiri Irpan Hakim mengapreasiasi dukungan para ulama dan habaib Bangka Barat untuk Mansah dan Hj Dwi aryani sebagai calon bupati dan wakil bupati bangka barat periode 2024-2029.

Warga Parittiga diserang Buaya. Foto: Istimewa.
Bangka Barat

Warga Bangka Barat Diserang Buaya, Polisi Minta Warga Waspada di Kolong Eks Tambang

Seorang warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, diserang seekor buaya saat melintas di pinggir kolong bekas tambang, Selasa (10/2/2026) dini hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar permukiman.

Korban diketahui bernama Karmin (49), warga Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru. Ia diserang buaya sekitar pukul 02.50 WIB saat berjalan tidak jauh dari rumahnya.

“Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas, lalu menyelamatkan diri,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Selasa.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban menghubungi petugas Polsek Jebus untuk meminta pertolongan. Polisi yang tiba di lokasi tidak lagi menemukan buaya tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah,” ujar Yos.

Polisi menilai kejadian ini menunjukkan bahwa buaya di kolong bekas tambang tersebut berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga dan menimbulkan ancaman serius jika tidak segera ditangani.

Polisi Ambil Langkah Antisipasi
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah cepat dan terukur.

“Polres Bangka Barat langsung memberikan arahan kepada para Kapolsek jajaran agar melakukan pemetaan lokasi rawan serangan satwa liar, memasang spanduk peringatan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat,” tegas Yos.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mendorong pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA dan DLHK Kabupaten Bangka Barat guna menangkap dan memindahkan buaya ke tempat penangkaran, demi mencegah kejadian serupa terulang.

Kasat Polair dan Polsek jajaran juga diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah perairan dan kolong eks tambang yang berdekatan dengan pemukiman.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar

Tidak beraktivitas di sekitar kolong eks tambang, terutama pada malam dan dini hari;
Tidak mandi, mencuci, atau memancing di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya;
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya lainnya.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar,” pungkas Yos.

error: