Gubernur menegaskan, usia 25 tahun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan perjalanan panjang yang harus dimaknai dengan keberpihakan nyata kepada masyarakat.
“Jangan melihat bantuan ini dari nilainya, tetapi lihatlah pesan dan niat pemerintah untuk terus hadir dan peduli kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia menyadari bahwa bantuan ini belum dapat menyelesaikan seluruh persoalan masyarakat. Namun, pemerintah berupaya hadir sebagai bagian dari solusi melalui kebijakan dan program yang memberikan manfaat secara langsung, terutama di tengah kondisi ekonomi saat ini.
















