Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat membutuhkan pemimpin organisasi perangkat daerah yang tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi hadir langsung di tengah masyarakat.
Pemimpin OPD juga diharapkan tidak hanya fokus pada penyusunan laporan, melainkan mampu menghasilkan capaian yang dirasakan langsung oleh publik.
Dalam kesempatan itu, Markus menekankan pentingnya sinergi dan loyalitas dalam pemerintahan. Loyalitas, menurutnya, bukan berarti menutup ruang kritik, melainkan komitmen untuk mendukung kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat, meskipun kebijakan tersebut tidak selalu mudah atau populer.
“Bupati dan Wakil Bupati tidak mungkin bekerja sendiri. Diperlukan kerja sama, loyalitas yang sehat, serta integritas dari seluruh pejabat untuk membangun Bangka Barat yang lebih baik,” ujarnya.















