<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka Barat

Remaja Ditemukan Tewas di Dalam Kamar, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan 

×

Remaja Ditemukan Tewas di Dalam Kamar, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan 

Sebarkan artikel ini
Remaja yang ditemukan tewas dibawa ke Puskesmas. Foto: Istimewa.
Remaja yang ditemukan tewas dibawa ke Puskesmas. Foto: Istimewa.

BANGKA BARAT – Warga Kecamatan Parittiga dikejutkan oleh penemuan seorang remaja laki-laki yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar tidurnya pada Jumat (13/2/2026) siang. Kejadian tersebut berlangsung di Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru, Kabupaten Bangka Barat dan sempat mengundang perhatian masyarakat sekitar.

Korban diketahui berinisial GMR (19), seorang pelajar/mahasiswa yang tinggal bersama keluarganya di lokasi tersebut. Aparat kepolisian bersama petugas kesehatan segera bergerak ke tempat kejadian perkara setelah menerima laporan dari pihak keluarga.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Berdasarkan keterangan keluarga, korban pulang ke rumah sekitar dini hari usai bekerja di sebuah kafe di wilayah Desa Air Kuang. Menjelang waktu subuh, orang tua korban sempat mendengar suara rintihan dari dalam kamar, namun tidak menaruh kecurigaan lantaran kondisi tersebut disebut beberapa kali terjadi saat korban tidur.

Kekhawatiran muncul kembali sekitar pukul 13.00 WIB ketika korban tak kunjung keluar kamar dan tidak memberikan respons saat dipanggil. Pintu kamar yang terkunci dari dalam sempat dicoba dibuka namun tidak berhasil. Keluarga kemudian membuka jendela menggunakan linggis dan mendapati korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Petugas kepolisian yang menerima informasi langsung mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, memasang garis polisi, serta membantu proses evakuasi jenazah ke Puskesmas Sekar Biru untuk pemeriksaan medis awal.

Hasil pemeriksaan fisik oleh tenaga kesehatan menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, baik luka akibat benda tajam maupun benda tumpul.

Kapolsek Jebus, AKP Ogan Arif, menegaskan bahwa dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan unsur tindak pidana.

Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan medis awal, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari pihak medis, namun keluarga telah menyatakan menolak autopsi,” ujarnya.

Hingga kini penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan karena tidak dilakukan pemeriksaan organ dalam lebih lanjut. Keluarga korban menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan keberatan untuk dilakukan autopsi.

error: