<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka Barat

Pintu Kamar Terkunci, Mahasiswa di Babar Ditemukan Tewas

×

Pintu Kamar Terkunci, Mahasiswa di Babar Ditemukan Tewas

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa di Parittiga ditemukan tewas. Foto: Istimewa.
Mahasiswa di Parittiga ditemukan tewas. Foto: Istimewa.

BANGKA BARAT – Seorang laki-laki ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumah orang tuanya di Dusun Perumnas RT 08, Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Jumat (13/2/2026) sekitar pukul 14.20 WIB. Saat ditemukan, kondisi pintu kamar dalam keadaan terkunci dari dalam.

Peristiwa tersebut bermula ketika ayah korban hendak mengajak korban melaksanakan Salat Jumat sekitar pukul 11.45 WIB. Namun, setelah beberapa kali mengetuk pintu kamar tidak ada jawaban. Usai kembali dari masjid sekitar pukul 13.30 WIB, ayah korban kembali mencoba memanggil tetapi tetap tidak mendapat respons.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Merasa khawatir, ayah korban berusaha membuka pintu secara paksa namun tidak berhasil. Ia kemudian melihat melalui jendela kamar dan mendapati korban dalam posisi tengkurap serta tidak bergerak.

“Dengan bantuan alat, jendela berhasil dibuka dan ayah korban masuk ke dalam kamar dan mendapati korban sudah dalam kondisi kaku. Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada Ketua RT setempat serta aparat setempat untuk dilakukan pengecekan,” ujar Rian warga setempat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal tenaga medis Puskesmas Sekar Biru, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Wajah korban tampak menghitam yang diduga akibat gangguan kesehatan mendadak. Dari pemeriksaan awal juga tidak ditemukan indikasi tindak pidana.

Korban diketahui berinisial GMR (19), seorang mahasiswa asal Palembang yang tinggal bersama orang tuanya di Dusun Perumnas Desa Sekar Biru. Ayah korban bernama Risdianto, berprofesi sebagai wiraswasta.

“Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Sekar Biru untuk ditindaklanjuti,” katanya.

error: