Bangka Barat

Pencarian Hari Ketiga, Jaring Diduga Milik Adnan Ditemukan di Perairan Batu Rakit

85
×

Pencarian Hari Ketiga, Jaring Diduga Milik Adnan Ditemukan di Perairan Batu Rakit

Sebarkan artikel ini
Penemuan alat tangkap nelayan diduga milik Adnan. Foto: Istimewa.
Penemuan alat tangkap nelayan diduga milik Adnan. Foto: Istimewa.

BANGKA BARAT – Upaya pencarian terhadap Adnan Sahid (67), seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat melaut, mulai menunjukkan perkembangan. Pada hari ketiga operasi pencarian, Minggu (11/1/2026), tim SAR gabungan bersama nelayan setempat menemukan sebuah jaring ikan yang diduga kuat milik korban.

Temuan tersebut berada sekitar delapan mil laut dari titik awal keberangkatan korban, tepatnya di perairan Pantai Batu Rakit, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Meski demikian, hingga sore hari korban belum berhasil ditemukan.

Danpos SAR Unit Mentok, Fajar Permana, mengatakan bahwa penemuan jaring tersebut menjadi petunjuk penting dalam proses pencarian. Namun tim masih terus berupaya melakukan penyisiran di sejumlah titik perairan yang dicurigai menjadi lokasi hilangnya korban.

“Sampai sore ini korban belum ditemukan. Kami masih terus melakukan pencarian, dan sejauh ini baru jaring yang diduga milik korban berhasil ditemukan,” ujar Fajar.

Ia menjelaskan, area pencarian telah diperluas hingga sekitar 40 mil laut di perairan Mentok dan rencananya akan kembali diperluas pada hari berikutnya guna memaksimalkan upaya pencarian.

Dalam pelaksanaan operasi, tim SAR gabungan menghadapi sejumlah kendala, terutama faktor cuaca. Hujan disertai gelombang tinggi menyebabkan jarak pandang terbatas sehingga menyulitkan proses pencarian secara visual.

“Cuaca kurang bersahabat, hujan dan gelombang cukup tinggi. Kondisi ini membuat jarak pandang terbatas dan menyulitkan pencarian,” jelasnya.

Selain melakukan penyisiran laut, tim SAR juga telah berkoordinasi dengan sejumlah desa pesisir. Masyarakat diminta segera melaporkan jika menemukan barang-barang yang diduga milik korban atau tanda-tanda keberadaan nelayan tersebut.

Upaya pencarian akan terus dilanjutkan dengan melibatkan berbagai unsur, sembari berharap kondisi cuaca membaik agar proses pencarian dapat berjalan lebih optimal.

 

error: