Bangka Barat

Pakai Metode E-Broadcast, Pencarian Adnan Dibantu Kapal-kapal yang Melintas

2
×

Pakai Metode E-Broadcast, Pencarian Adnan Dibantu Kapal-kapal yang Melintas

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Upaya pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang kontak di Perairan Karang Berang-Berang, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, terus dilakukan secara intensif oleh tim SAR gabungan.

Operasi ini memasuki hari kelima dengan penyisiran laut yang diperluas untuk meningkatkan peluang menemukan korban.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang mengerahkan berbagai unsur SAR sejak pagi hari dengan menerapkan pola pencarian terukur berdasarkan titik lokasi kejadian terakhir. Koordinasi lintas instansi dilakukan guna memastikan seluruh sektor pencarian dapat dijangkau secara optimal.

Korban diketahui bernama M. Adnan Sahid (67), warga Gang Wanapura, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Mentok. Saat kejadian, korban melaut seorang diri menggunakan perahu kayu berwarna kuning abu-abu dengan panjang sekitar 5 hingga 6 meter. Korban terakhir kali terlihat mengenakan baju hitam dan celana hitam.

Komandan Pos SAR Unit Mentok, Fajar Permana, mengatakan pencarian difokuskan pada dua sektor utama dengan luas total mencapai 60 mil laut persegi.

“Hari ini tim SAR gabungan melaksanakan pencarian dengan membagi area menjadi dua sektor. Penyisiran dilakukan menggunakan kapal nelayan dan RIB 03 Mentok dengan pola pencarian sejajar agar area dapat tercover maksimal,” ujar Fajar.

Selain penyisiran laut, tim SAR juga menyebarkan informasi melalui e-broadcast kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian agar ikut membantu pemantauan di laut. Menurut Fajar, partisipasi masyarakat maritim sangat penting dalam operasi pencarian di perairan terbuka.

“Kami juga mengimbau kepada para nelayan atau kapal yang melintas di sekitar perairan Karang Berang-Berang untuk segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun perahunya,” tambahnya.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari rescuer USS Mentok, Pos TNI AL Mentok, Polairud Polres Bangka Barat, Ditpolairud Polda Babel, BPBD Bangka Barat, relawan, aparat desa, nelayan setempat, hingga keluarga korban.

error: