Dukungan terhadap solusi ini juga datang dari pihak Pertamina. Sales Area Manager Bangka Belitung Pertamina Patra Niaga, Satriyo Wibowo Wicaksono, menyatakan siap membantu percepatan proses aktivasi barcode.
“Kalau sudah lengkap datanya mungkin 1×24 jam sudah bisa barcode-nya, nanti kita bantu jalurnya langsung ke pusat,” kata Satriyo.
Sementara itu, perwakilan sopir truk, Eko, mengapresiasi langkah cepat DPRD dalam merespons persoalan di lapangan. Ia berharap kesepakatan yang telah dicapai tidak berhenti di tingkat rapat, tetapi benar-benar terealisasi.
“Semuanya menyatakan siap mengabulkan seluruh permintaan dan menerima ya, permasalahan-permasalahan para sopir yang ada di Bangka Belitung. Kita akan pantau jangan sampai di dalam rapat semua sepakat, namun di lapangan tidak berjalan,” ungkap Eko.
Dengan adanya solusi ini, diharapkan distribusi sembako dan pupuk di Bangka Belitung kembali lancar, serta harga kebutuhan pokok tetap stabil di tengah masyarakat. Pemerintah dan pihak terkait kini dituntut memastikan kebijakan berjalan efektif hingga ke lapangan.














