BANGKA BARAT – Bupati Bangka Barat, Markus, menyampaikan pentingnya peran buruh sebagai salah satu pilar utama dalam pembangunan ekonomi daerah.
Hal itu disampaikan Markus dalam acara May Day Harmoni yang berlangsung di Lapangan Parkir Timur Kantor Bupati Bangka Barat, pada Senin (4/5/2026).
Dalam sambutannya, Markus mengingatkan bahwa peringatan Hari Buruh memiliki sejarah panjang sejak abad ke-19, yang menjadi simbol perjuangan buruh di seluruh dunia.
“Peringatan Hari Buruh ini menjadi momentum untuk menyatukan pandangan serta berkumpul merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial para buruh, sekaligus menjadi harapan untuk memperbaiki peningkatan kesejahteraan sesuai perkembangan ekonomi di masyarakat,” ujar Markus.
Ia juga menekankan buruh merupakan aset penting dalam menjaga keberlanjutan produktivitas. Oleh karena itu, menurutnya, perlindungan terhadap hak dan kewajiban pekerja harus menjadi perhatian serius semua pihak.
Di Kabupaten Bangka Barat sendiri, Markus mengungkapkan bahwa jumlah angkatan kerja pada tahun 2024 mencapai 109.046 orang dari total 220.242 penduduk. Mayoritas berada pada usia produktif 20–44 tahun.
“Angka ini tentu tidak kecil, sehingga harus diperhatikan secara serius, terutama hak dan keberlanjutan produktivitasnya. Buruh atau pekerja adalah objek penting yang menjalankan kewajiban dan amanah untuk menghasilkan tujuan atas apa yang dikerjakan,” ucapnya.
Markus berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus bersinergi dalam membangun daerah, dengan menjadikan buruh sebagai bagian penting dalam roda pembangunan.
“Demikianlah yang dapat saya sampaikan, semoga Tuhan Yang Maha Esa melimpahkan berkah dan rahmat kepada kita semua,” tuturnya.











