HUT BABAR 2026 (4X6)..
IMG-20260526-WA0000
Nasional

Bea Cukai Sita 4,8 Ton Narkoba Sepanjang 2026

×

Bea Cukai Sita 4,8 Ton Narkoba Sepanjang 2026

Sebarkan artikel ini
Direktur Interdiksi Narkotika DJBC, R Syarif Hidayat membeberkan kepada media soal jumlah sitaan narkoba. Foto: Istimewa.
Direktur Interdiksi Narkotika DJBC, R Syarif Hidayat membeberkan kepada media soal jumlah sitaan narkoba. Foto: Istimewa.

Selain ganja dan sabu, Bea Cukai juga mengamankan sekitar 85.000 butir MDMA atau ekstasi yang sebagian besar berasal dari Eropa. Aparat turut menemukan masuknya ephedrine yang disebut digunakan oleh jaringan narkotika asal Rusia.

“Dan sekarang juga banyak ephedrine juga masuk ya, yang dipergunakan oleh jaringan Rusia saat ini,” ucapnya.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dari lebih dari 800 kasus yang berhasil diungkap secara nasional, sebanyak 249 kasus terjadi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Dari total sebanyak sekitar 800 kasus ya, itu terjadi di Soekarno-Hatta gitu, sebanyak 249 kasus. Karena memang Soekarno-Hatta ini merupakan titik masuknya barang dan orang dari luar negeri yang utama, selain Bali tentunya ya,” kata Syarif.

Dalam pengungkapan terbaru, Bea Cukai Soekarno-Hatta berhasil menggagalkan penyelundupan 21,6 kilogram ganja yang dikirim dari Amerika Serikat dan Rusia. Barang haram tersebut diduga akan diedarkan kepada komunitas warga asing di Bali.

Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, mengatakan keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja sama internasional dengan otoritas kepabeanan Tiongkok.

“Yang menarik, tidak hanya kolaborasi antarinstansi yang ada di Indonesia, tapi juga kolaborasi internasional. Karena kami juga mendapatkan informasi pengiriman barang ini dari Bea Cukai Tiongkok (GACC atau General Administration of China Customs, Red),” ujarnya.

Informasi intelijen tersebut menjadi dasar pemeriksaan terhadap kargo yang dicurigai akan masuk ke Indonesia. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan ganja seberat 10,7 kilogram.

Keberhasilan pengungkapan ribuan kilogram narkotika itu menjadi bukti bahwa pengawasan di pintu masuk Indonesia terus diperketat. Pemerintah juga menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi dengan aparat penegak hukum di dalam negeri maupun mitra internasional guna menekan peredaran narkotika lintas negara dan melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan obat terlarang.

error: