HUT BABAR 2026 (4X6)..
IMG-20260526-WA0000
Bangka Belitung

Bangka Belitung Masuk Enam Besar Provinsi Paling Toleran di Indonesia

×

Bangka Belitung Masuk Enam Besar Provinsi Paling Toleran di Indonesia

Sebarkan artikel ini
Masjid Jami Mentok. Foto: Rizki Ramadhani.
Masjid Jami Mentok. Foto: Rizki Ramadhani.

NASIONAL – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mencatatkan prestasi membanggakan dalam menjaga kerukunan masyarakat. Berdasarkan hasil Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) 2025 yang dirilis Kementerian Agama pada akhir Juli 2026 lalu, Babel menempati peringkat keenam nasional dalam aspek toleransi dengan skor 92,80.

Capaian tersebut menempatkan Babel di atas sejumlah provinsi lain yang juga dikenal memiliki tingkat toleransi tinggi. Babel berada setelah Sulawesi Utara dengan skor 95,84, Papua Barat 94,77, Daerah Istimewa Yogyakarta 93,65, Kalimantan Utara 93,38, dan Kalimantan Timur 93,11.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Masuknya Babel dalam jajaran 10 besar provinsi dengan dimensi toleransi tertinggi di Indonesia menjadi gambaran kuatnya kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman agama, suku, budaya, dan etnis.

Capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa semangat saling menghormati dan menghargai perbedaan terus terjaga di Kepulauan Bangka Belitung. Kerukunan yang terbentuk di tengah masyarakat menjadi salah satu modal penting dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Sedangkan secara keseluruhan dalam pengukuran tersebut, nilai KUB terdiri atas tiga aspek utama, yakni toleransi, kebersamaan, dan kesetaraan. Ketiga indikator tersebut menjadi bagian penting dalam melihat kondisi kerukunan umat beragama di setiap provinsi.

Untuk Kepulauan Bangka Belitung, nilai pada masing-masing indikator tercatat cukup kuat. Indeks toleransi Babel berada di angka 92,80, sedangkan aspek kebersamaan mencapai 79,57. Sementara itu, nilai kesetaraan tercatat sebesar 83,86.

Dari ketiga indikator tersebut, aspek toleransi menjadi komponen dengan nilai tertinggi di Babel. Capaian 92,80 juga menunjukkan bahwa kehidupan masyarakat yang beragam di provinsi kepulauan tersebut memiliki tingkat penerimaan dan penghormatan terhadap perbedaan yang relatif tinggi.

Sementara itu, nilai kebersamaan sebesar 79,57 menunjukkan masih terdapat ruang untuk terus memperkuat interaksi dan kerja sama antarkelompok masyarakat. Penguatan kebersamaan menjadi penting agar kerukunan tidak hanya tercermin dalam sikap saling menghormati, tetapi juga dalam kehidupan sosial sehari-hari.

error: