HUT BABAR 2026 (4X6)..
IMG-20260526-WA0000
Bangka Belitung

Musim Kemarau Babel Diprediksi Berlangsung hingga Awal 2027

×

Musim Kemarau Babel Diprediksi Berlangsung hingga Awal 2027

Sebarkan artikel ini
Kekeringan. Foto: Ist/RRI.
Kekeringan. Foto: Ist/RRI.

BANGKA BELITUNG – Masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) diminta mulai mengantisipasi dampak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung lebih panjang hingga awal 2027. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kekeringan dan keterbatasan air bersih di sejumlah wilayah.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kepulauan Bangka Belitung memperkirakan musim kemarau 2026 baru akan berakhir pada Januari hingga Februari 2027. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Kepulauan Babel Slamet Supriyadi mengatakan, kondisi kemarau tahun ini dipengaruhi fenomena El Nino yang membuat musim kemarau diperkirakan lebih panjang dan kering.

“Musim kemarau tahun ini diprakirakan berakhir awal 2027 antara Januari dengan Februari,” kata Slamet Supriyadi dikutip dari antara, Rabu (12/8/2026)

Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama dalam menjaga ketersediaan air bersih selama musim kemarau berlangsung. Warga juga diimbau menyiapkan sumber air alternatif untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kekurangan air.

“Kami berharap masyarakat untuk menjaga dan menyiapkan alternatif sumber air, agar tidak mengalami krisis air bersih selama musim kemarau ini,” ujarnya.

Slamet mengatakan BMKG masih melakukan pemantauan terhadap perkembangan fenomena El Nino yang berpengaruh terhadap kondisi cuaca di Kepulauan Bangka Belitung.

Ia menjelaskan, perkembangan El Nino masih terus diamati untuk mengetahui apakah fenomena tersebut semakin menguat, bertahan pada kondisi saat ini, atau justru mulai melemah.

“Puncak kemarau tahun ini diprakirakan terjadi pada September 2026 dan musim ini diperkirakan berakhir antara Januari hingga Februari 2027,” ujarnya.

Slamet juga mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap puncak musim kemarau sebagai tanda berakhirnya musim kemarau. Puncak kemarau merupakan periode ketika kondisi kemarau berada pada tingkat tertinggi, sehingga musim kemarau masih dapat berlangsung setelah periode tersebut.

error: