PANGKALPINANG – Upaya pelarian seorang pria berinisial K alias YI (38) berakhir di Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok. Pelaku pencurian di sebuah warung kopi di Kota Pangkalpinang itu berhasil diamankan aparat kepolisian sesaat sebelum menyeberang ke luar pulau, Minggu sore, 28 Desember 2025.
YI, warga asal Kabupaten Lahat, ditangkap oleh Tim Buser Naga Satreskrim Polresta Pangkalpinang yang bekerja sama dengan Satreskrim Polres Bangka Barat. Penangkapan dilakukan setelah polisi mendapatkan informasi bahwa pelaku melarikan diri ke arah Bangka Barat dengan menumpang kendaraan umum.
Kasus pencurian tersebut terjadi pada Minggu pagi sekitar pukul 07.00 WIB di sebuah warung kopi yang berada di Jalan K.H. Hasan Basri Sulaiman, Kelurahan Batin Tikal. Korban merupakan seorang mahasiswa yang saat kejadian tengah tertidur di teras warung kopi.
Memanfaatkan kondisi sekitar yang sepi, pelaku mengambil satu unit telepon genggam jenis Redmi Note 14 serta sebuah tas bermerek Eiger yang berisi dompet milik korban. Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian materiel yang ditaksir mencapai Rp3,5 juta.
Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Max Mariners, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan korban. Tim Buser Naga kemudian melakukan penyelidikan hingga mendapatkan petunjuk arah pelarian tersangka.
“Setelah diketahui pelaku menuju Bangka Barat, kami langsung berkoordinasi dengan Polres Bangka Barat untuk melakukan pencegatan di akses pelarian. Pelaku berhasil kami amankan di Pelabuhan Tanjung Kalian sebelum sempat naik kapal,” ujarnya.
Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui seluruh perbuatannya. Ponsel milik korban diketahui telah dijual kepada seorang pria di sekitar pelabuhan dengan harga Rp550 ribu. Uang tersebut digunakan pelaku untuk membeli pakaian baru sebagai upaya menyamarkan diri serta memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Selain itu, pelaku juga mengaku telah membuang dompet korban di sepanjang jalan menuju kawasan Kace. Saat penangkapan, polisi mengamankan sisa uang tunai sebesar Rp225 ribu serta sejumlah pakaian baru yang dibeli dari hasil penjualan ponsel curian.















